DECEMBER 9, 2022
Cilegon

Disdukcapil Cilegon Implementasikan Digital ID

post-img

CILEGON - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon mulai mengimplementasikan Digital ID atau Identitas Kependudukan Digital.

Implementasi Digital ID saat ini sedang dilakukan secara bertahap kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

Selain kepada ASN di lingkungan Disdukcapil Kota Cilegon, implementasi pun telah dilakukan oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta, Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin, jajaran Asisten Daerah, serta Staf Ahli kemudian ASN di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Sandi (DKISS), dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dis­perdagin).

Selanjutnya implementasi Digital ID akan dilakukan ke seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon.

Kepala Disdukcapil Kota Cilegon Hayati Nufus menjelaskan, Digital ID ini meru­pakan program dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Implementasi dilakukan di seluruh Indonesia. Tahapannya dilakukan dari pegawai Ditjen Dukcapil, Disdukcapil, ASN, kemudian lingkungan perguruan tinggi,” ujar Nufus, Senin (25/7).

Dijelaskan Nufus, dengan Digital ID ini pelayanan adminduk menjadi mudah, cepat, efektif dan efisien.

Kemudian, mampu menghemat anggaran pengadaan blangko KTP-el, tidak ketergan­tungan pada vendor, tidak memer­lukan anggaran khusus , serta menurunkan biaya verifikasi data pada pelayanan publik.

Sejauh ini, dalam Digital ID tersebut terdapat informasi terkait Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, Kartu Keluarga, sertifikat vaksin, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), serta Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Dengan Digital ID ini, kedepan tidak perlu membawa KTP elektronik secara fisik, kemudian segala aktivitas yang membutuhkan identitas kependudukan pun bisa dilakukan dengan menunjukkan smartphone.

“Dalam implementasi program ini kami mengikuti arahan dari Ditjen Dukcapil, setelah kepada seluruh ASN selesai, kemudian ke lingkungan perguruan tinggi, selanjutnya ke masyarakat secara luas,” ujar Nufus. 

Walikota Cilegon Helldy Agustian menilai Digital ID selain modern juga membuat masyarakat lebih mudah karena tidak harus membawa KTP elektronik ke mana-mana.

“Lebih simpel, dan tidak harus bawa-bawa kemana-mana. Terkadang KTP hilang tercecer,” ujarnya.

Helldy menyampaikan terima kasih kepada Ditjen Dukcapil karena program itu senada dengan visi misi yang diusung nya. “Dan ini sesuai visi misi kami dalam rangka kota Cilegon yang modern,” ujar Helldy. (bam/alt)