Siska, Milenial yang Lebih Tertarik Bisnis Kafe Ketimbang Jadi Pegawai Kantoran
- by Redaksi
- Jul 26,2022
KOPI: Siska Ayu Senda menunjukkan minuman kopi racikannya dari biji kopi. (RBNN)
JAKARTA - Usianya baru 28 tahun. Namun Siska Ayu Senda kini telah memiliki dua kafe di kawasan Jakarta dan Bekasi. Kafenya sendiri ia namai KopiSend yang menawarkan berbagai varian minuman kopi.
Menurut Siska, sejak dibangku kuliah ia sudah tertarik bekerja sebagai barista di kafe shop. Sehingga saat masih kuliah di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, ia mulai mempelajari cara kerja barista.
“Jadi saya kuliah sambil kerja jadi barista. pindah-pindah sampai 3 kafe. Karena biaya kuliah murah, jadi uangnya buat jajan,” ujarnya, Senin (25/7). Menurut gadis berdarah minang ini, sejak saat itu ia mulai menekuni dunia barista dan perkopian.
Sehabis kuliah di Fakultas Pertanian jurusan Agribisnis Universitas Andalas, ia hijrah ke Jakarta dan tetap menekuni pekerjaan sebagai barista di kafe Jakarta.
Namun, bekerja sebagai barista dengan titel Sarajana awalnya ditentang keras orangtuanya yang lebih menginginkan Siska bekerja sebagai pegawai kantoran.
“Ya kalau orangtua kan gak muluk-muluk ya, pinginnya anaknya kalau bisa jadi pegawai kantoran. Orangtua kan gak tau barista itu apa. Tapi ya rejekinya di kafe shop lagi,” jelasnya.
Setelah empat tahun bekerja sebagai karyawan kafe dan dirasa memiliki cukup pengalaman, ia kemudian memutuskan untuk mencoba peruntungan membuka kafe sendiri. Rupanya niatnya menjadi owner kafe didukung penuh oleh kakak kandungnya.
Dalam perjalanannya ia juga mendapat rekanan yang mendukung modal usaha pendirian kafenya. “Awalnya mendirikan kafe nekat aja sih. Dan sebenernya modalnya juga dari orangtua yang mulai mendukung usaha saya, karena saya bisa membuktikan ke orangtua (kerja keras dan usahanya-red),” ujarnya.
Usaha mendirikan kafe sendiri lanjut Siska, diawal-awal juga tidak berjalan mulus. Sebab saat itu diakhir tahun 2019, Covid-19 melanda Indonesia yang berdampak pada lesunya perekonomian masyarakat.
“Alhamdulilah sekarang udah 3 tahun berjalan. Sudah bisa survive dan sudah balik modal setahun yang lalu,” tandasnya. Kini, Siska mengaku, berambisi untuk membuka kafe ketiganya dan akan kembali mempekerjakan beberapa orang terdekatnya.
“Ya salah satu tujuan saya berbisnis ingin mempekerjakan orang. Mmudah-mudahan secepatnya bisa buka cabang. Tapi dilihat lagi apakah sudah siap atau belum,” tandasnya. (ful)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
