LEBAK - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak menggelar pelatihan pemandu ekowisata di Hotel Horison Rahaya Resort di Jalan Maulana Yusuf, Kecamatan Kalanganyar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta tentang pariwisata di Lebak.
Kepala Bidang Sumber Daya Wisata dan Ekonomi Kreatif pada Disbudpar Lebak Luli Agustinah menuturkan, 40 orang peserta yang berasal dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pemandu wisata lokal mengikuti kegiatan pelatihan.
“Pelatihan ini kita gelar dengan menghadirkan pramuwisata, Saija Adinda, dan Pokdarwis. Di sini, para peserta kita berikan basic tentang pemanduan ekowisata,” kata Luli kepada wartawan, Kamis (25/8).
Dikatakannya, ekowisata identik dengan wisata alam dan budaya yang mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Lebak memiliki potensi besar, karena ada banyak destinasi wisata alam dengan konsep ekowisata.
Namun, dalam mengembangkan konsep tersebut, pihaknya masih memiliki keterbatasan dengan Sumber Daya Manusia (SDM).
Untuk itu, kegiatan pelatihan ini bekerja sama dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Mereka memberikan materi, seperti tata cara pemanduan wisata yang baik dan benar, sehingga dapat membuat wisatawan nyaman. Bahkan ketagihan untuk berwisata di Lebak.
“Tujuan dari kegiatan ini, yakni kita ingin meningkatkan pengetahuan, kompetensi pemandu ekowisata juga menerapkan standar kerja yang sesuai dengan Standar Kompetensj Kerja Nasional Indonesia (SKKNI),” jelasnya.
Pada pelatihan ini, pihaknya juga menekankan kepada para pemandu wisata di Lebak untuk lebih menguasai potensi lokal di daerahnya masing-masing. Baik dari segi wisata maupun ekonomi kreatifnya.
“Kita tentu mendorong agar para pemandu wisata bisa lebih sadar akan potensi lokal di daerahnya masing-masing. Sehingga pemandu tidak hanya memberikan narasi tentang destinasi wisata saja, namun juga dapat mengedukasi masyarakat dan terus menggali potensi lokal,” harapnya.
Erlang, pemandu wisata asal Kecamatan Sobang mengaku antusias mengikuti pelatihan pemanduan ekowisata. Karena, dalam pelatihan ini, dirinya dan pemandu wisata lain dibekali ilmu tentang cara pemanduan ekowisata yang baik.
“Di sini juga kita terus diberikan cara untuk memanfaatkan dan menggali potensi lokal,” pungkasnya. (mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
