DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Disbudpar Gelar Pelatihan Pemandu Ekowisata

post-img

LEBAK - Dinas Kebudayaan dan Pari­wisata (Disbudpar) Lebak menggelar pe­latihan pemandu ekowisata di Hotel Horison Rahaya Resort di Jalan Maulana Yusuf, Kecamatan Kalanganyar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemaha­man peserta tentang pariwisata di Lebak.

Kepala Bidang Sumber Daya Wisata dan Ekonomi Kreatif pada Disbudpar Le­bak Luli Agustinah menuturkan, 40 orang peserta yang berasal dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pemandu wisata lokal mengikuti kegiatan pelatihan.

“Pelatihan ini kita gelar dengan meng­hadirkan pramuwisata, Saija Adinda, dan Pokdarwis. Di sini, para peserta kita berikan basic tentang pemanduan ekowisata,” kata Luli kepada wartawan, Kamis (25/8).

Dikatakannya, ekowisata identik dengan wisata alam dan budaya yang meng­uta­makan aspek konservasi alam, pem­berdayaan sosial budaya ekonomi masya­rakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Lebak memiliki potensi besar, karena ada banyak destinasi wisata alam dengan konsep ekowisata.

Namun, dalam mengembangkan konsep tersebut, pihaknya masih memiliki keterba­tasan dengan Sumber Daya Manusia (SDM). 

Untuk itu, kegiatan pelatihan ini bekerja sama dengan Himpunan Pramuwisata In­donesia (HPI). Mereka memberikan ma­teri, seperti tata cara pemanduan wisata yang baik dan benar, sehingga da­pat mem­buat wisatawan nyaman. Bahkan ketagihan untuk berwisata di Lebak.

“Tujuan dari kegiatan ini, yakni kita ingin meningkatkan pengetahuan, kom­petensi pemandu ekowisata juga me­ne­rapkan standar kerja yang sesuai dengan Standar Kompetensj Kerja Nasional Indonesia (SKKNI),” jelasnya.

Pada pelatihan ini, pihaknya juga menekankan kepada para pemandu wi­sata di Lebak untuk lebih menguasai potensi lokal di daerahnya masing-masing. Baik dari segi wisata maupun ekonomi kreatifnya. 

“Kita tentu mendorong agar para pe­mandu wisata bisa lebih sadar akan potensi lokal di daerahnya masing-masing. Se­hingga pemandu tidak hanya mem­berikan narasi tentang destinasi wisata saja, namun juga dapat mengedukasi masyarakat dan terus menggali potensi lokal,” harapnya.

Erlang, pemandu wisata asal Kecamatan Sobang mengaku antusias mengikuti pelatihan pemanduan ekowisata. Karena, dalam pelatihan ini, dirinya dan pemandu wisata lain dibekali ilmu tentang cara pemanduan ekowisata yang baik.

“Di sini juga kita terus diberikan cara untuk memanfaatkan dan menggali potensi lokal,” pungkasnya. (mg-02/tur)