DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Tujuh Ruas Jalan Diusulkan Naik Kelas

post-img

PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengusulkan pe­nga­lihan status tujuh ruas jalan se­panjang 72 kiloneter ke Pemprov Banten. Upaya tersebut diharapkan dapat mening­kat­kan percepatan pembangunan infra­struktur di Kota Badak.

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Setda Pandeglang Kurnia Satriawan mengatakan, tujuh ruas jalan yang diusulkan ke Pemprov Banten, yakni Jiput-Muruy, Muruy-Menes, Menes-Cimanying, Sumur-Tamanjaya, Bama-Pagelaran, Pagelaran-Pasirkadu, dan Pasirkadu-Perdana. 

"Kita sudah usulkan alih status jalan ini. Mudah-mudahan Pemprov Banten bisa merealisasikan usulan yang kita sampaikan. Kalau untuk sekarang kita masih menunggu keputusan tersebut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten," katanya di gedung Setda Pandeglang, kemarin.

Dijelaskannya, ada beberapa pertim­bangan yang menjadi dasar Pemkab Pandeglang mengajukan kenaikan status jalan tersebut. 

Selain untuk percepatan pembangunan, juga karena di beberapa ruas jalan tersebut masuk dalam kawasan exit Tol Serang-Panimbang.

"Intinya untuk percepatan pembangunan. Tetapi, karena ada dua pintu keluar tol di Pandeglang, makanya kita ajukan kenaikan kelas. Kalau tidak begitu, maka proses percepatan pembangunan bisa terhambat. Sehingga berpotensi meng­ganggu pertumbuhan ekonomi di sekitar pintu tol," ungkapnya.

Kurnia mengatakan, usulan kewenangan pengalihan jalan itu masih dalam proses pembahasan di Pemprov Banten. Apabila tidak ada halangan, lanjutnya, tahun 2023 nanti sudah selesai dan menjadi kewenangan Pemprov Banten.

"Sekarang kita masih nunggu dulu, mudah-mudahan tahun ini selesai pembahasannya dan sudah menjadi kewenangan Pemprov Banten," harapnya.

Ketua Komisi III DPRD Pandeglang Fikri Febriansyah mendukung rencana pengalihan status jalan kabupaten menjadi jalan provinsi. Karena bisa memudahkan aksesibilitas masyarakat. Dengan begitu, perekonomian akan mulai tumbuh karena akses jalan menjadi mudah.

"Kita pada prinsipnya mendukung. Tetapi, Pemkab juga jangan sampai lupa untuk terus menjalankan program kerja pembangunan," tukasnya.(dib/tur)