DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

BPBD Imbau Warga Pangkas Pohon

post-img

LONGSOR: Kepala pelaksana BPBD Lebak Feby Rizky Pratama tengah memantau perbaikan jalan pasca longsor di Kampung Bojongsarung, Desa Lebakgedong, Kecamatan Lebakgedong, kemarin.(Dok BPBD Lebak)

LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan meng­hadapi cuaca ekstrem. Salah satu upaya yang di­lakukan, yakni dengan memangkas ranting atau dahan pohon untuk mencegah pohon tum­bang akibat angin kencang atau puting beliung.

“Sekarang ini sudah memasuki musim cuaca ekstrem. Kami imbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak berteduh di bawah pohon besar saat cuaca terlihat mendung,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Feby Rizky Pratama, Minggu (25/9).

Memasuki cuaca ekstrem, biasanya ditandai de­ngan frekueni badai yang tinggi dan hujan deras serta angin kencang. Dengan waktu kejadian tidak dapat diprediksi secara pasti.

“Untuk itu sebaiknya menghindari pohon besar dan papan reklame berukuran besar dikala hujan. Khawatir roboh terus menimpa,” ujarnya.

Untuk itu, Feby meminta kepada warga mela­kukan pemangkasan batang pohon besar yang condong ke bangunan rumah. Sebagai bentuk antisipasi agar terhindar dari bencana.

“Terus diimbau juga kepada para nelayan me­waspadai ombak tinggi. Sebaiknya tidak pergi melaut saat kondisi cuaca di laut tidak menentu,” tegasnya.

Dia menambahkan, selain pohon tumbang, bencana yang perlu diwaspadai adalah tanah longsor. Ancaman tanah longsor dan banjir tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Lebak.

“Titik paling sering di sepanjang jalan Cibeber dan Cilograng. Untuk melintasi jalan tersebut harus ekstra hati-hati,” jelasnya.

Sekda Lebak Budi Santoso menambahkan, pihaknya telah mengintruksikan kepada BPBD, camat, dan relawan untuk stand by mengantisipasi terjadinya bencana akibat cuaca ekstrem.

“Insyaallah untuk kesiapsiagaan menghadapi bencana kita sudah siap,” kata mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lebak ini.(nce/tur)