SASARAN BANSOS: Deretan UMKM yang membuka lapak pada CFD, di Jalan Veteran, Kota Serang, awal september lalu. sasaran bansos yang akan disalurkan pemkot serang pada Oktober nanti yaitu pengojek, pelaku UMKM, dan nelayan.
SERANG - Pemkot Serang akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) penanganan dampak inflasi tahun 2022 pada pekan ketiga Oktober 2022. Bansos diberikan langsung kepada penerima bantuan sebagaimana sasaran program tersebut.
Untuk anggarannya, Pemkot Serang mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar sesuai amanat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun 2022.
Pada aturan tersebut, sasaran bansos yaitu pengojek, pelaku UMKM, dan nelayan. Kemudian untuk penciptaan lapangan kerja serta pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum di daerah.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang Wachyu B Kristiawan mengatakan, pemberian bansos dirumuskan melalui program yang berkaitan dengan sasaran penyaluran. "Programnya mulai untuk bulan depan (Oktober-red)," ujarnya kepada Radar Banten, Minggu (25/9).
Wachyu mengatakan, salah satu program yang tertuang dalam program menangani dampak inflasi daerah, terkait dengan salah satu penyebab inflasi yaitu naiknya harga cabai dan bawang. Program ini berada di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3). "Iya salah satunya terkait dengan program yang ada di DPKP3," katanya.
Kepala DKP3 Kota Serang Sony August mengaku pihaknya belum menerima informasi terkait waktu pelaksanaan program tersebut. Ia berharap pekan ketiga Oktober 2022. "Soal waktu belum ada informasi. Yang jelas TAPD telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,7 miliar untuk program di DP3AKB," katanya.
Kata Sony, besaran anggaran tersebut dialokasikan untuk empat program. Yaitu, fokus padat karya, BLT Nelayan, penanaman bawang merah dan pembagian benih cabai. "Untuk penyalurannya langsung ke petani dan nelayan. Kami hanya menyiapkan teknisnya saja," katanya.
"Untuk BLT Nelayan datanya menggunakan data bantuan Covid-19 yang kami update kembali," tambah Sony.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang menyiapkan bansos dampak inflasi tahun 2022 diharapkan membantu masyarakat di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Kami berharap, selain untuk membantu dampak inflasi. Ini juga dapat meringankan beban akibat kenaikan harga BBM," katanya. (fdr)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
