DECEMBER 9, 2022
18 PLUS

Seks yang Menyenangkan Memperlambat Penuaan

post-img

HUBUNGAN seksual bukan hanya sekedar menyalurkan hasrat lelaki kepada wanita atau wanita kepada lelaki. Berhubungan seksual yang baik dan menyenangkan ternyata bisa memperlambat penuaan.

Mengutip dalam kanal YouTube tanya dokter, berhubungan seks yang bagus atau menyenangkan, ternyata dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh. Namun, ada beberapa hal atau syarat yang harus dimiliki pasangan agar bisa melakukan hubungan seks yang menyenangkan itu.

Tidak sedikit dari pasangan suami istri yang melakukan hubungan seksual hanya atas dasar menyalurkan hasrat atau nafsu. Kesenangan dalam bersenggama sebetulnya dapat diciptakan agar bisa memberikan dampak kesehatan terhadap tubuh.

Melibatkan emosional atau perasaan ternyata bisa membuat hubungan seksual lebih menyenangkan. Bisa dimulai dengan membuka pembicaraan ringan di atas ranjang sambil sedikit menggota pasangan, atau memakai pakaian menggoda bagi kaum wanita. 

Kemudian, sehat secara fisik dan psikis juga menjadi peran utama melahirkan hubungan seksual yang menyenangkan. Sehat secara fisik maksudnya tidak ada disfungsi ereksi dan tidak ada gangguan ejakulasi bagi pria. Sedangkan kalau pada wanita, tidak ada gangguan duplikasi vagina dan tidak ada gangguan mencapai orgasme.

Sehat secara psikis maksudnya, kedua belah pihak saling mencintai dan tidak ada keterpaksaan dalam melakukan hubungan. Kemudian hubungan seksual harus bisa memberikan kepuasan bagi kedua pihak, bukan satu pihak saja.

Hubungan yang menyenangkan ini kalau terjadi bisa berdampak terhadap kesehatan fisik akan meningkatkan kebugaran, karena hubungan seksual ini merupakan bentuk aktivitas fisik yang juga membakar kalori.

Kalau tubuh bugar akan meningkatkan imunitas. Kalau dalam waktu panjang, hubungan seks yang menyenangkan bisa memperlambat proses penuaan.

”Dampak psikisnya akan membuat kedua pihak optimis, percaya diri, fokus dalam bekerja, dan memperbaiki kualitas tidur. Hubungan seks yang menyenangkan harus ada keterlibatan emosional kedua belah pihak,” kata dokter Haikal Ashari dalam kanal YouTuberl Tanya Dokter.(dib/nda)