Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten telah memberangkat jemaah haji asal Banten ke Arab Saudi. Gelombang I berangkat pada 5-18 Juni 2022 ke Madinah dan gelombang II pada 20-21 Juni 2022 ke Makkah.
Jemaah haji gelombang II dari Lebak dan Tangerang di kloter 24 Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG 24), tiba di Makkah mereka langung melakukan umrah wajib di Masjidil Haram. Kedatangan jemaah ini di Makkah pada Minggu (19/6) pukul 03.00 WAS, lebih cepat dari jadwal karena menikmati layanan fast track.
Jali, jemaah asal Lebak, mengatakan ia tidak menunggu lama di Bandara Jeddah sejak turun dari pesawat. “Alhamdulillah, saya dan jemaah lainnya tidak menunggu lama di Bandara Jeddah, setelah diambil paspor langsung bersiap memakai ihram, naik bus untuk ke Makkah,” kata Jali.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Banten Miftahudin Djabby mengatakan, semua jemaah haji asal Banten sudah berada di Makkah. “Alhamdulillah jemaah haji asal Banten gelombang I sudah berada di Makkah setelah selesai melaksanakan salat lima waktu selama 40 waktu atau 8 hari di Madinah,” ungkap Miftahudin melaporkan dari Makkah.
Selain melaksanakan salat arbain yaitu salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi, Madinah, lanjut Miftahudin, jemaah haji Banten juga sudah ziarah ke Raudhah. “Saat ini semuanya dalam kondisi baik,” ungkapnya.
Miftahudin yang bertugas sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjelaskan, dirinya ditugaskan menjadi kepala sektor khusus Nabawi dengan jumlah anggota 28 orang. Tugasnya antara lain membantu para jemaah haji Indonesia yang tersesat, menerima pengaduan kehilangan, membantu atau memfasilitasi jemaah haji dalam melaksanakan salat arbain, membantu atau memfasilitasi jemaah yang akan ziarah ke Raudhah, dan lainnya.
Sementara itu, menjelang pelaksanaan Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), tim Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah telah melakukan survey awal ke lokasi pos-pos kesehatan di daerah Masyair pada Kamis (23/6) lalu.
Secara umum ada beberapa perubahan lokasi tempat pelayanan kesehatan di daerah Masyair dari tahun-tahun sebelumnya.
“Setelah kami survei secara umum, ada beberapa perubahan posisi pos kesehatan dari tahun-tahun sebelumnya, khususnya di arafah,” kata Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah dr Muhammad Imran, Jumat (24/6) dalam keterangan persnya yang disampaikan Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI.
Sementara itu petugas surveilans Makkah Salman M Idris mengatakan, pos-pos kesehatan ini akan ditempatkan di seluruh wilayah Armuzna. Di Arafah akan disediakan satu pos kesehatan dan empat pos kesehatan satelit.
“Pos kesehatan Arafah akan berada di tenda misi haji Indonesia (maktab delapan) dan menjadi tanggung jawab tim kesehatan bandara dibantu oleh petugas bawah kendali operasi (BKO) dari KKHI Makkah dan Madinah. Sedangkan untuk pos kesehatan satelit akan diawaki oleh Emergency Medical Team (EMT),”katanya.
Sedangkan untuk pelayanan kesehatan daerah Muzdalifah akan disediakan 10 pos kesehatan satelit yang petugasnya berasal dari KKHI Makkah. Masing-masing pos terdiri dari tiga orang petugas kesehatan yang akan melayani kebutuhan kesehatan jemaah di Mudzalifah.
“Petugas kesehatan akan memantau jemaah yang sedang mabit di Muzdalifah sekaligus mengambil batu untuk melempar jumrah,” ujarnya.
Salman menyampaikan, ada pun untuk melayani kesehatan jemaah di Mina akan disediakan satu pos kesehatan di daerah Al-Muaisim yang menjadi tanggung jawab tim KKHI Madinah dan satu pos kesehatan satelit di Maktab tujuh yang akan dijaga oleh EMT. Selain itu, juga akan tersedia pos mobile di sepanjang jalur jamarat, yaitu empat pos di jalur atas dan empat pos di jalur bawah.
“Dengan tersedianya pos-pos ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan dan perlindungan kesehatan pada jemaah haji khususnya di daerah Armuzna,” katanya.
Untuk berjalannya persiapan pelayanan kesehatan, seluruh kebutuhan obat-obatan dan perbekalan kesehatan sudah masuk di pos kesehatan di Arafah dan Mina, dua hari sebelum pelaksanaan wukuf tepatnya tanggal 6 Dzulhijjah 1443 H/5 Juli 2022.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten Nanang Fatchurochman saat melepas keberangkatan jemaah haji Banten mengimbau kepada jemaah haji agar mematuhi semua aturan yang telah ditetapkan. Kemudian menjaga kesehatan dengan baik.
“Pelihara kesehatan agar mampu menunaikan ibadah dengan sempurna. Karena pada dasarnya ibadah haji bukan hanya ibadah batin, tetapi juga ibadah lahir yang memerlukan fisik yang sehat dan kuat untuk dapat melaksanakan seluruh rangkaiannya,” ungkap Nanang.
Kepada petugas haji, Nanang juga menekankan pentingnya pelayanan yang baik agar jemaah merasa aman dan nayaman, serta memperoleh haji yang mabrur. (*)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
