DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Radar Banten Ekspansi Bisnis Travel

post-img

DOKUMEN MoU: Direktur Radar Banten Grup Mashudi (dua kanan) dan Direktur Malika Tour & Travel Ahmad Multazam (tiga kanan) memerlihatkan dokumen MoU di Graha Malika, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Jumat (24/6) lalu. (Rbnn)


Teken MoU dengan Malika Tours & Travel 

TANGERANG - Trend positif covid-19 yang cenderung terkendali mem­buat dunia bisnis bergairah lagi. Termasuk sektor tour dan travel umrah dan ibadah haji. 

Peluang itu dibaca Radar Banten Grup dengan melakukan ekspansi bisnis travel. Lalu, didirikanlah anak perusahaan yang baru, yakni Radar Travel (PT. Wahana Raya Pariwisata Indonesia).

Bertempat di lantai 2 Graha Malika, Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Ta­nge­rang Jumat (24/6) lalu, dila­ku­kan penandatanganan MoU kerja­sama antara Malika Tour & Travel (PT. Malika Wisata Utama) dengan Radar Travel.

MoU itu diteken Direktur Malika Tour & Travel yakni H Ahmad Multazam. Sedangkan pihak Radar Travel diteken Direktur Radar Banten Grup, Mashudi. Mereka sepakat bekerjasama dengan prinsip saling me­nguntungkan.

Penandatanganan MoU dengan suasana yang sederhana ini disaksi­kan Kepala Biro Radar Banten wilayah Ta­ngerang Raya Agung S Pambudi, staf Radar Banten Grup Ubaid Ashory dan Rizki Maulana. 

Diketahui, Malika Tour & Travel adalah perusahaan yang bergerak di bidang tours dan travel haji khusus dan umrah. Perusahaan yang ber­pusat di Tangerang telah malang me­lintang menekuni bisnis ini. 

Sementara, Radar Travel merupakan anak perusahaan ke-11 dari Radar Banten Grup. Sebuah perusahaan yang mengawali bisnisnya dari pe­nerbitan media cetak alias koran. 

Multazam berharap MoU ini dapat me­neguhkan niatan komitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik dan memberikan keamanan kepada para tamu Allah dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah di tanah suci.

“Komitmen yang kita berikan itu me­rupakan keinginan untuk selalu mem­berikan yang terbaik kepada para jamaah tanpa mengenyamping­kan jalinan silaturahmi,” kata Mul­tazam. 

Senada, Mashudi menambahkan pasca endemi, kebutuhan ber­ko­la­borasi merupakan sesuatu yang tak bisa dihindari lagi. Sekarang ini, tidak ada istilah hebat sendiri. Se­muanya pasti butuh kolaborasi. 

“Setelah MoU ini kami segera me­nyiapkan berbagai paket umrah yang terjangkau dan disesuaikan de­ngan kemampuan para calon ja­maah,” pungkas Mashudi. (asp)