Kunah (42) nama samaran mengaku sudah tak tahan dengan sikap kasar suaminya, sebut saja Juned (43). Dua tahun pisah ranjang karena merasa tak cocok dan sering bertengkar, Kunah ingin minta cerai tapi takut jadi janda.
Padahal, Kunah sudah berulangkali mengutarakan keinginan pisahnya itu pada orangtua. Namun Kunah juga belum siap menjanda.
Apalagi, walaupun kasar, Juned ternyata masih sering perhatian. Apalagi saat Kunah sakit, Juned pasti menemaninya setiap hari. Aneh banget sih Teh. “ Ya saya juga bingung, sampai sekarang hubungan kita enggak jelas,” tukasnya.
Ditemui Radar Banten di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Serang, Senin (25/7) Kunah tengah makan siang bersama kedua anaknya yang lucu. Ketika disapa, Kunah bersikap ramah dan tak menolak diminta bercerita tentang kisah rumah tangga. Katanya, banyak lelaki yang mengajaknya menikah. “Kalau mau mah saya sudah punya suami baru yang jauh lebih baik daripada Kang Juned,” ujarnya.
Maklumlah, meski sudah beranak dua, tapi bentuk tubuh kunah terjaga. Wajahnya juga rupawan dan berkulit putih mulus. Tidak gemuk tapi juga tidak kurus. Pokoknya enggak malu-maluinlah kalau diajak kondangan. Hehe.
Begitu juga dengan Juned. Meski bersikap kasar dan mudah marah, Juned termasuk lelaki tampan. Tapi ia tidak punya pekerjaan jelas. Ngakunya sih jadi pekerja proyek MRT di Jakarta. Tapi setiap bulan tak pernah memberi uang lebih kepada istri. “Malah saya yang sering ongkosin dia ke Jakarta,” keluhnya.
Perjumpaannya dengan Juned bermula saat Kunah main ke rumah teman, di sana Juned mengajak kenalan dan ternyata serius mengajak ke pelaminan.
Mereka pun menikah, rumah tangga keduanya awalnya baik-baik saja. Malah banyak yang bilang harmonis, baru setahun berumah tangga langsung dikaruniai buah hati.
Namun setelah tiga tahun kemudian, Juned menunjukkan sikap aslinya yang kasar dan emosional. Setiap ada masalah pasti dehadapi dengan hati yang panas.
“Saya dibentak-bentak terus,” keluhnya.
Dua tahun menahan sabar, kini Kunah mengaku tak tahan lagi dan ingin pisah. Tapi ia masih banyak pertimbangan, terutama soal nasib anaknya.
“Kalau menjanda, nanti anak-anak kasian, iya aja kalau Kang Juned masih ngasih biaya, kalau enggak,” ungkapnya.
Kini Kunah hanya bisa pasrah, menerima keadaan dalam hubungan rumah tangga yang sudah jauh dari kata bahagia. Ya ampun, sabar ya Teh. (drp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
