DECEMBER 9, 2022
Utama

Al Muktabar Bantah Pencitraan

post-img

SENAM: Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat melakukan senam bersama, di lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B, Jumat (26/8). (BIRO ADPIM)


Al Muktabar membantah melakukan pencitraan selama dimandatori oleh Presiden RI Joko Widodo sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Banten sejak 12 Mei 2022 lalu. Kegiatan seremonial yang dihadirinya langsung juga bukan untuk pencitraan.


Hampir dalam semua tatanan kegiatan saya harus hadir karena saya harus tahu persis apa yang bisa saya lihat secara nyata,” tegas Al saat ditemui di lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B, Jumat (26/8). 

Kata Al, kehadirannya langsung saat kegiatan dilakukan untuk mendukung pemikirannya guna formulasi strategi kebijakan. “Jadi bukan, saya ulang lagi bukan dalam rangka pencitraan. Tidak ada sama sekali niat saya pen­cit­raan,” tandasnya.

Terkait dengan reformasi birokrasi, ia mengaku sudah ada langkah-lang­­kah yang sangat konstruktif da­lam refor­masi birokrasi. “Itu adalah bagai­ma­na kita menguatkan sistem atau ekosistem dalam birokrasi itu. Untuk tujuan akhir­nya pemerintah itu menyeleng­garakan mengatur dan melayani, nah birokrasi harus ke arah sana,” ujar Al.

Mantan Widyaiswara Ahli Utama di Kementerian Dalam Negeri ini me­ngaku sudah melakukan hal-hal yang terukur dan terstruktur secara konsep birokrasi. Ia melakukan agenda-agenda yang lebih fokus, misalnya me­lakukan penan­da­tangan pakta integritas bersama Ke­jak­­saan Tinggi Banten atau aparat pe­negak hukum.

“Itu di antaranya harus melakukan pe­negakan hukum. Diantaranya ya, bukan satu-satunya. Lalu juga dalam berbagai kesempatan kita fokus pada agenda tertentu juga bergandengan tangan dengan aparat penegak hukum,” terangnya. 

Dia menjelaskan, reformasi birokrasi tidak identik dengan memindah-min­dahkan aparatur sipil negara.

“Ini penting reformasi birokrasi adalah saat serangkaian ekosistem yang birokrasi itu harus produktif menjadi paling tidak dua hal yang harus dilakukan tadi, birokrasi yang mengatur dan birokrasi yang melayani,” ujar Al. Hal itulah yang sedang pihaknya terus formulakan. (nna/nda)