DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Gol Injury Time Wiga Bawa Kemenangan Perserang

post-img

GOL PERTAMA: Rudi Foler Towoliu diapit dua rekannya setelah menciptakan gol pada menit 30, kemarin sore (26/9). (Media officer Perserang for radar banten)

SERANG – Misi Perserang Serang untuk menjauh dari zona degradasi sepertinya terwujud. Laskar Singandaru memenangkan pertandingan saat menjamu PSDS Deli Serdang dalam laga lanjutan Liga 2 2022/2023 pekan keenam, kemarin sore (26/9). 

Di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Perserang memang harus menang jika tidak ingin terdegradasi. Sebab, dari lima pertandingan sebelumnya, empat di antaranya mengalami kekalahan. 

Masa buruk itu dikhawatirkan berdampak pada mental pemain Perserang. Terlebih, pada dua laga sebelumnya, mengalami kekalahan.

Tekanan pemain Perserang ini bertambah. Suporter Laskar Singandaru memboikot laga home melawan PSDS Deli Serang ini. 

Namun, mental baja diperlihatkan Egi Melgiansyah dkk. Rudi Foler Towoliu mencatatkan namanya di papan skor pada menit 30. Dia memanfaatkan kecerobohan penjaga gawang PSDS Muhammad Irfan, dan mencetak gol pertama untuk Perserang. 

Skor 1-0 untuk Perserang ini membuat semangat pemainnya terpacu. Serangan demi serangan semakin gencar dibangun. 

Namun, barisan pertahanan PSDS yang kokoh tidak mengubah skor hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Pelatih Kepala Perserang Sabrun Hanafi mengganti striker Ronaldo Rubbener Manwa dan bek kanan Hambali dengan Wiga Brillian Syahputra dan Nasho Ikhul Ibad.

Perserang yang fokus pada serangan lengah. PSDS menyamakan kedudukan pada menit 52. Melcior Leideker Majefat memanfaatkan bola yang terlepas dari tangan kiper Perserang Rully Destrua. 

Skor 1-1 membuat pemain Perserang terpacu menambah angka. Sejumlah peluang tercipta, tapi masih gagal menambah gol bagi Perserang.

Protes sejumlah pemain Perserang kepada wasit Angel Febrian Sinaga terjadi pada menit 85. Karena, wasit menilai pemain bertahan PSDS tidak melakukan handsball di kotak penalti. Tapi tidak ditanggapi.

Skor sama bertahan sampai batas waktu normal permainan habis. Tambahan waktu 5 menit pun diberikan oleh wasit.

Perserang terus melakukan serangan. Kerja keras ini terbayar pada menit 90+2.

Wiga Briliian Syahputra sukses memanfaatkan kemelut di daerah pertahanan PSDS dengan tendangan keras. Muhammad Irfan tak mampu menghadangnya. Skor berubah 2-1 untuk Perserang sampai injury time berakhir.

“Kemenangan ini kami persembahkan untuk suporter dan seluruh masyarakat Serang yang terus mendukung kami. Apa pun bentuk dukungan yang diberikan, menjadi motivasi kami untuk meraih kemenangan,” kata Sabrun Hanafi, seperti disampaikan oleh Media Officer Perserang, tadi malam (26/9).

Sabrun memuji anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan ini menjadi bukti mental para pemain Perserang telah terasah..

Pemain Perserang, Idang Novriza Ali, juga mengaku bersyukur bisa menghentikan rangkaian hasil buruk yang diraih Perserang sebelumnya. “Alhamdulillah, ini adalah hasil yang kita harapkan,” ujarnya.

Sementara, Pelatih PSDS Deli Serdang Susanto menyesalkan kekalahan timnya. Karena, terjadi pada menit-menit akhir injury time.

“Sepak bola itu bukan sekadar 90 menit, tetapi sampai wasit meniupkan pluit akhir pertandingan. Kalau satu detik saja kita lengah, maka perjuangan kita sepanjang pertandingan bisa menjadi sia-sia,” ucapnya. (don)