DECEMBER 9, 2022
Cilegon

Struktur Pemerintahan Dinilai Lemah

post-img

Hasbi Ingatkan Pemkot Soal Kekosongan Jabatan

CILEGON - Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon saat ini dinilai oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon dalam keadaan lemah.

Hal itu lantaran banyaknya kekosongan jabatan baik di level eselon dua atau se­tingkat kepala dinas maupun eselon tiga hingga eselon empat.

Kekosong jabatan itu menumpuk seiring dengan banyaknya pegawai yang telah memasuki masa purna bakti atau pensiun, meninggal dunia, dan kesandung persoalan hukum.

Kekosongan saat ini akan semakin parah mengingat dalam waktu dekat pegawai yang akan memasuki masa pensiun bertambah.

Untuk itu, Hasbi mengingatkan Pemkot Cilegon untuk segera menyikapi kekoso­ngan jabatan itu dengan melakukan rotasi, mutasi, dan promosi.

“Saya berbicara saat ini bukan karena saya benci kepada pemerintah daerah, tapi karena saya peduli kepada peme­rintah dan masyarakat, lemahnya struktur pemerintahan akan berdampak terhadap kinerja,” ujar Hasbi di ruang kerjanya, Senin (27/6).

Kata Hasbi, ia cukup banyak menerima infor­masi terkait kon­disi struktur organisasi pe­merintahan termasuk dampak dari lamanya kekosongan jabatan.

Kekosongan jabatan mem­buat sejumlah pegawai harus rangkap jabatan dan itu dinilai menjadi beban berat.

Hal itu jelas akan berdampak buruk terha­dap performa pemerintah dalam me­realisasikan program serta melayani masyarakat. “Sekali saya tegaskan jika saya berbicara karena saya peduli kepada pemerintah dan masyarakat, jika performa pemerintah buruk maka pelayanan masyarakat pun akan buruk,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu menyadari jika dalam pengisian jabatan, melakukan rotasi mutasi serta promosi tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu adanya kajian yang cukup mendalam agar kebijakan yang diambil tepat.

Namun, melihat kondisi saat ini Hasbi mengingatkan agar rotasi mutasi dan promosi harus disegerakan.

Termasuk dengan pengesahan struktur organisasi tata kerja ( SOTK) baru, perlu dilakukan sesegera mungkin agar kinerja pemerintah bisa lebih maksimal.

Hasbi juga mengingatkan kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian jika ia memiliki kewenangan penuh dalam melakukan rotasi mutasi serta promosi. 

Hak istimewa itu diharapkan digunakan sebaik mungkin dengan fokus pada asa profesionalisme dan kapasitas serta kapabilitas, bukan karena desakan atau interpensi pihak tertentu. (bam/air)