Al Muktabar Minta Dukungan PGRI
Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Banten menyikapi serius rencana Pemprov Banten melakukan digitalisasi di bidang pendidikan.
Menurut Ketua PGRI Provinsi Banten Muhtadi, perkembangan teknologi informasi membuat perubahan disemua bidang, termasuk di sektor pendidikan. “Teknologi digital saat ini tidak bisa dihindari, sebagai organisasi yang menaungi guru, PGRI akan bergerak memperbaiki kualitas pembelajaran Dalam hal ini guru harus jadi penggerak perubahan agar menjadi lokomotif, maka guru wajib menguasai teknologi,” kata Muhtadi kepada Radar Banten, Rabu (27/7).
Terkait dengan program digitalisasi pendidikan yang digagas Pj Gubernur Banten, Muhtadi mengaku pihaknya telah melakukan kajian dan diskusi diinternal PGRI. Terlebih saat ini PGRI sedang menggelar kegiatan Workshop Program Mandatory PGRI dan Lingkar Belajar Guru (LBG) PGRI Provinsi Banten sejak 26 hingga 29 Juli mendatang.
“Digitalisasi memang tak bisa dibendung, termasuk di bidang pendidikan. Jadi PGRI tidak dalam posisi menolak atau mendukung, karena digitalisasi pendidikan menjadi sebuah keharusan saat ini,” tuturnya.
Ia menambahkan, semua pihak harus mengakui bila teknologi digital dibudang pendidikan pun dapat membantu siswa mempercepat pemahaman, karena sumber belajar saat ini bukan hanya dari guru saja melainkan banyak sumber belajar yang dapat diakses dimana saja,kapan saja dengan berbagai platform.
“Namun dalam mengimplementasi pendidikan karakter dan ahklak tidak bisa melalui virtual, guru harus melaksanakan pembelajaran secara langsung dengan siswa disekolah. Seperti pelaksanaan sholat berjamaah di masjid sekolah,” bebernya.
Saat ini, lanjut Muhtadi, Kementerian pendidikan dan kebudayaan riset dan teknologi (Kemenristek) sudah memberikan ruang kepada satuan pendidikan untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka terbatas. Dengan demikian, kondisi ini memberikan ruang bagi guru untuk memantau perkembangan siswa secara langsung di sekolah sudah terbuka.
“Namun harus disadari, teknologi terkini memang tak bisa menggantikan peran guru, tapi guru yang tak mau belajar teknologi terkini, akan ditinggalkan oleh siswanya yang menguasai teknologi digital,” urainya.
Masih dikatakan Muhtadi, di Provinsi Banten secara bertahap sesungguhnya kegiatan pembelajaran di kelas menggunakan teknologi, namun masih banyak juga yang belum karena menunggu kepastian dari pemerintah.
“Prinsipnya, para guru harus dan wajib menguasai teknologi, sehingga tidak kalah oleh para siswa. Jangan sampai ada guru minta siswa kuasai teknologi tapi gurunya sendiri malah gagap teknologi,” tegasnya.
Berdasarkan data PGRI Banten, saat ini jumlah anggota PGRI lebih dari 100 ribu orang yang tersebar di 8 kabupaten/kota. “Pak Al Muktabar selaku Pj Gubernur secara otomatis menjadi pembina PGRI Provinsi Banten,” pungkasnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar terus meminta dukungan ke berbagai lembaga untuk melaksanakan program digitalisasi pendidikan, termasuk kepad PGRI.
Menurut Al Muktabar, teknologi menjadi salah satu keniscayaan dalam transfer knowledge. Teknologi menjadikan pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia lebih murah. “Teknologi menjadi salah satu keniscayaan dalam transfer knowledge, pendidikan,” katanya.
Untuk menyosialisasikan pendidikan dengan platform digital, Al Muktabar mendorong para guru mengimplementasikan penggunaan teknologi dalam pendidikan dengan baik dan nyata. “Kita harus sudah berpikir ke sana. Kalau tidak kita bisa tertinggal,” tegasnya.
Masih dikatakan Al Muktabar, bidang pendidikan merupakan salah satu penugasan dirinya sebagai Penjabat Gubernur, sehingga mulai tahun ini sektor pendidikan harus mengarah ke digitalisasi.
“Teknologi tidak bisa dihindari sekarang, kita harus masuk, kita harus memulainya. Ini kehidupan bangsa ke depan, kalau enggak, nanti Banten tertinggal,” tuturnya.
Terkait langkah konkret digitalisasi pendidikan, Al menyebut programnya bisa macam-macam, bisa dekatkan ke sekolah yang berjalan atau buat khusus sekolah terbuka. “Dua setengah tahun kita pandemi Covid-19, pembelajaran online enggak ada masalah, perguruan tinggi nilainya juga bagus-bagus. Artinya ini satu solusi yang teruji coba, bukan loncat berpikir ngarang, bukan,” tegasnya.
Ia mengaku optimis bila Banten bisa sukses melaksanakan program digitalisasi pendidikan, terutama di tingkat SMA/SMK yang menjadi tanggung jawab provinsi dalam pengelolaannya.
“Saya punya survei kecil-kecilan, sekira 60 persen siswa sudah ingin digital, tinggal 40 yang mau datang ke sekolah. Kalau itu sudah bergulir, saya yakin siswa akan menyesuaikan,” tegasnya.
Al Muktabar saat membuka Workshop Program Mandatory PGRI dan Lingkar Belajar Guru (LBG) PGRI Provinsi Banten di Hotel Horison Altama Pandeglang Kadumerak, Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang meminta dukungan dari PGRI untuk memulai program digitalisasi pendidikan.
“Satu di antara mandatory dari Presiden RI Joko Widodo adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia, yang tugas berada di tangan guru,” katanya.
Al Muktabar mengatakan, peningkatan kapasitas guru, pada akhirnya akan meningkatkan kapasitas anak-anak didik sebagai generasi penerus.Ikhwal digitalisasi pendidikan, menurut Al Muktabar, pengalaman pada masa pandemi menunjukkan bahwa dunia pendidikan tidak gagap dalam digitalisasi.
“Ke depan, melalui teknologi, pendidikan semakin murah. Dengan teknologi, Bapak/ Ibu terfasilitasi dalam mengembangkan dan meningkatkan kapasitas diri. Bahkan para guru juga bisa go internasional melalui teknologi di kelas maya internasional,” tambahnya.
Masih menurut Al Muktabar, Pemprov Banten mengembangkan pendidikan dengan platform digital sebagai solusi dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah.
“Langkah ini, sekaligus untuk memberikan pilihan kepada masyarakat dalam menempuh pendidikan secara transparan dan akuntabel,” pungkasnya. (den/air)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
