DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Pokja Wartawan dan PPSW Teken MoU

post-img

KERJA SAMA: Pokja Wartawan Lebak menunjukan dokumen kerja sama dengan PPSW Pasoendan Digdaya di aula terbatas Setda Lebak, kemarin.(Nce/Radar Banten)

Tekan AKI dan AKB di Lebak

LEBAK – Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Kabupaten Lebak melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Wanita (PPSW) Pasoendan Digdaya di aula terbatas Setda Lebak. MoU tersebut bertujuan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB) di Bumi Multatuli.

Ketua PPSW Pasoendan Digdaya Viva Saptarina Ratu mengatakan, penandatanganan MoU ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat, khususnya kaum perempuan dan anak. Karena, Pokja Wartawan Lebak memiliki kapasitas dan kompetensi dalam mempublikasikan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat.

“MoU ini akan kita laksanakan selama tiga tahun. Karena kalau hanya satu tahun, kami hanya baru pemaparan program saja, sedangkan action di lapangannya belum,” kata Viva kepada wartawan, kemarin.

Adapun ruang lingkup kerja sama antara Pokja Wartawan Lebak dan PPSW Pasoendan Digdaya, meliputi penyebarluasan informasi, pendidikan dan pelatihan, dan penelitian dan pengembangan. Selanjutnya, pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Semoga kerja sama ini dapat dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Lebak Mastur Huda mengatakan, MoU ini dapat mem­berikan angin segar bagi masyarakat dalam menerima informasi dari PPSW Paoendan Digdaya. Untuk itu, pihaknya menyambut baik MoU tersebut. Apalagi angka kematian ibu dan bayi di Lebak masih tinggi dan perlu men­dapatkan perhatian dari pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan rekan-rekan jurnalis di daerah.

“Ini tentu harus menjadi momentum dalam meningkatkan SDM di daerah. Khususnya kaum perempuan yang bersentuhan langsung dengan urusan kesehatan ibu dan anak,” jelasnya.(nce/tur)