Blazer sering digunakan untuk menambah kesan elegan pada penampilan. Bukan hanya dipakai pada acara formal saja, kadang juga sering digunakan saat jalan-jalan atau pertemuan santai.
Penggunaan blazer juga dapat memberikan kesan santai tapi elegan. Itulah yang menjadi alasan Asep Abdullah Busro, seorang pengacara kondang Banten yang sering terlihat mengenakan blazer. Model fashion ini ternyata dapat menghilangkan kesan kaku dan serius pada ranah hukum yang digeluti oleh para pengacara seperti Busro.
Tidak heran bila pengacara zaman now selalu memikirkan Outfit of The Day (OOTD) yang berarti pakaian yang dikenakannya, dari aksesoris hingga alas kaki setiap harinya, baik itu dipakai ke kantor maupun pas lagi sidang di pengadilan.
"Ada alasan kenapa pengacara selalu berpenampilan keren saat tampil di hadapan publik, karena first impression itu penting. Makanya blazer jadi OOTD wajib bagi seorang pengacara," kata Advokat di ASEP ABDULLAH & PARTNERS LAW FIRM ini kepada Radar Banten, kemarin.
Busro yang sempat menjadi pengacara Gubernur Banten Wahidin Halim periode 2017-2022 melanjutkan, setiap ada agenda sidang dirinya selalu mengenakan blazer biar tampil kece.
"Kalau pake jas terlalu formal dan kaku, blazer lebih simpel dan keren," tuturnya.
Ia menjelaskan, ada perbedaan mencolok antara jas dan blazer. Jas itu biasanya terbuat dari bahan yang lebih kaku dan formal, sedangkan bahan blazer cenderung lebih tipis dan lembut namun elegan.
"Kalau udah pakai blazer, tinggal pintar-pintar kita memilih kemeja yang cocok," jelasnya.
Busro yang juga menjabat Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Untirta membocorkan lima OOTD yang wajib banget dipakai oleh seorang pengacara atau advokat pas lagi sidang maupun di kantor.
Selain blazer, OOTD wajib lain pengacara adalah dasi, kemeja, sepatu, jam tangan dan tas kecil dengan harga yang cukup mahal. "Selain terlihat keren, gaya busana yang dipilih harus menambah kepercayaan diri, karena modal pengacara adalah bagaimana meyakinkan orang," pungkasnya.
Pengacara Indonesia yang selalu tampil mentereng adalah Hotman Paris. Dalam berbagai kesempatan, pengacara kondang tersebut mengaku gaya busana mewah seorang pengacara menunjukkan kualitas pengacara tersebut.
Hotman menuturkan, pakaian yang dikenakannya dan cincin berlian di jari-jarinya bukanlah untuk pamer, melainkan merupakan modalnya dalam berbisnis sebagai pengacara.
"Menunjukkan kualitas karena sanggup beli berlian, dasi, dan jas atau blazer bermerek, ada kemampuan finansial," ungkapnya.
Bagi Hotman, penampilan sangat berpengaruh terhadap lawan dan klien, dan ia berpikiran bagaimana bisa meyakinkan orang lain jika dirinya sendiri tidak berpenampilan meyakinkan. Hotman merasa calon kliennya bisa kabur jika dirinya tidak berpenampilan menarik.
Senada, pengacara perempuan Elza Syarief mengakui ada pengacara yang menonjolkan kemewahan sebagai strategi agar tidak diremehkan dan untuk memberikan batasan soal honor kepada calon kliennya. Ia mencontohkan, seorang pengacara datang menemui kliennya menggunakan mobil mewah agar kliennya malu untuk menawar honor yang ditetapkan.
Bahkan, Elza menjelaskan, ada kemungkinan pula klien akan berpikir pengacara tersebut sudah memiliki klien yang banyak dan telah berpengalaman, sehingga mampu membeli mobil mewah, berbelanja barang mewah, dan berlibur ke luar negeri. (den/jek)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
