DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

Terbitkan ORI022 Untuk Penuhi APBN

post-img

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menerbitkan Obligasi Negara Ritel Seri 022 (ORI022). Salah satu jenis Surat Berharga Negara (SBN) ini ditawarkan kepada investor ritel.

“Salah satu instrumen investasi yang ditawarkan oleh pemerintah adalah ORI022, yaitu bentuk obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah,” ucap Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman, pada launching ORI022 bertajuk ‘Pilihan Berharga Meracik Masa Depan’, Senin (26/9), dikutip dari siaran pers.

Luky menyampaikan, seluruh dana yang terkumpul dari ORI022 akan digunakan untuk pemenuhan target pembiayaan dalam APBN sehingga dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemulihan dari dampak pandemi covid-19.

“Pemerintah harus hadir untuk rakyatnya. Pertama adalah seluruh pembiayaan untuk pasien covid ditanggung oleh pemerintah. Kita menyediakan fasilitas untuk nakes seperti APD dan obat-obatan ditanggung oleh pemerintah. Kita juga perlu memberikan insentif bagi dunia usaha termasuk UMKM,” terangnya.  

Selain itu, pemerintah juga membutuhkan dana untuk membiayai berbagai kebutuhan pasca pandemi, salah satu caranya dengan memperdalam pasar keuangan dan memperluas basis investor domestik Indonesia melalui penerbitan SBN.

“Kami menerbitkan lebih banyak lagi di dalam 2 tahun terakhir ini SBN yang sifatnya retail. SBN yang ditujukan kepada investor individu. Kami harapkan tentu saja dengan makin banyaknya investor domestik, ekonomi kita itu akan jauh lebih resilience,” ungkapnya. 

Kata dia, ORI022 memiliki sejumlah kelebihan yaitu terjamin keamanannya karena memiliki payung hukum. Selain itu, ORI022 juga dapat dibeli dengan mudah yaitu bisa hanya melalui gadget. Untuk imbal hasil (return), ORI 022 menawarkan kupon sebesar 5,95 persen yang bersifat fixed (tetap) per tahun. “Jangan lupa ORI ini dipakai untuk membangun negeri. Dengan membeli ORI022 kita ikut membangun negeri. Ini mungkin fitur yang gak dimiliki instrumen investasi lain,” terangnya.

Lucky menyampaikan, masa penawaran ORI022 selama 25 hari, yakni dari 26 September hingga 20 Oktober 2022. Nilai Investasi ORI022 dimulai dari Rp1 juta hingga Rp5 miliar yang bisa dipesan melalui 30 mitra distribusi yang telah ditunjuk oleh pemerintah. (bie)