SERANG - Jangan anggap sepele bintang kecil ini. Nyamuk. Sepanjang tahun ini, sudah 8 warga Kabupaten Serang meregang nyawa akibat penyakit demam berdarah degue (DBD) yang ditularkan nyamuk Aides Agypty.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Serang korban berasal dari Kecamatan Padarincang, Cikeusal, Pamarayan, Jawilan, Kopo, Cikande, Puloampel dan Kecamatan Kramatwatu.
Sementara jumlah penderita DBD mencapai 202 orang, mereka tersebar di berbagai kecamatan, paling banyak di Kecamatan Kramatwatu sebanyak 25 orang, disusul Cikeusal 18 dan Pamarayan 16 orang, selebihnya hanya di bawah 10.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Agus Sukmayadi mengatakan, pihaknya sudah berupaya maksimal untuk melakukan pencegahan DBD seperti sosialisasi pola hidup bersih dan sehat, serta pemberian obat abetesasi dan fogging.
"Data angka kematian itu tentu jauh lebih kecil dari tahun sebelumnya, saya lupa tahun lalu berapa, yang jelas tahun ini menurun," kata Agus kepada Radar Banten, Senin (26/12).
Dijelaskan Agus, langkah-langkah yang telah dilakukan pihaknya ketika ada warga terkena DBD pun sudah tepat dengan melakukan surveilance epidemiologi, memastikan penderita memperoleh pengobatan, melakukan pencegahan dengan lebih mengutamakan kebersihan lingkungan bersama masyarakat sekitar terutama pemberantasan nyamuk, dan melakukan fogging.
"Untuk di bulan Desember ini kami imbau warga tetap jaga kebersihan dan kesehatan karena memasuki musim hujan dan udara lembab yang rawan DBD," imbaunya.
Terbaru, tiga warga Kampung Warnasari, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang terinfeksi penyakit demam berdarah (DBD).
Kepala Puskesmas Jawilan Imas Migiarti mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga jika ada satu keluarga berjumlah tiga orang terkena DBD.
"Ada laporan dari masyarakat, tiga orang kena DBD," kata Imas kepada Radar Banten, Senin 23 Desember 2022.
Dijelaskan Imas, saat ini ketiga warga itu dirawat di UGD Rumah Sakit Hermina. Imas mengaku, pihaknya langsung melakukan langkah penindakan dengan pelacakan epidemiologi, penyuluhan PSN, abatesasi pengobatan dan kunjungan rumah.
"Kami sudah mengunjungi rumah korban untuk pelacakan epidemiologi," kata Imas.
Selain itu, untuk mencegah penyebaran penyakit DBD, ia mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, menguras bak mandi dan selalu menjaga kesehatan.
"Apalagi sekarang cuaca sering hujan, jadi kami terus pantau kondisi kebersihan lingkungan masyarakat," pungkasnya. (drp/asp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
- TRAVELISTA
