DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Dua Kades Bersaing

post-img

SERANG - Kepala Desa Sindanglaya M Mauludin Anwar dengan Kepala Desa Bunihara Masita Roni Saputra akan bersaing memperebutkan ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Serang.

Keduanya mencalonkan diri sebagai ketua dan akan dipilih oleh peserta Muscab Apdesi pada Rabu (29/6) di Hotel Puri Kayana, Kota Serang.  

Ketua Pelaksana Muscab Apdesi Kabupaten Serang Hidayat mengatakan, agenda muscab salah satunya akan memilih ketua DPC Apdesi Kabupaten Serang yang baru.

Dua kepala desa yang mencalonkan diri, lanjut dia, yaitu Kepala Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka M Mauludin Anwar dan Kepala Desa Bunihara, Kecamatan Anyar Masita Roni Saputra. Keduanya menjabat kepala desa sudah dua periode.

Ia menjelaskan, peserta muscab diikuti oleh seluruh pengurus keca­matan Apdesi se-Kabupaten Serang. Kemudian ada 32 orang yang memiliki hak suara penuh.

“Dari kecamatan 29 suara, masing-masing kecamatan satu suara, kemu­dian dari pengurus DPC satu, DPD satu, dan DPP satu,” ujar Kepala Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan ini.

Ia menjelaskan, muscab akan dibuka pada pukul 09.00 WIB oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Kemudian, setelah itu akan dilakukan sidang-sidang hingga menentukan ketua yang baru.

Dayat berharap pelaksanaan muscab dapat berjalan dengan lancar sehingga menghasilkan pimpinan yang baru untuk memajukan organisasi.

Saat dihubungi Radar Banten, M Mau­ludin Anwar mengaku maju di mus­cab termotivasi untuk memajukan organisasi dan daerah. “Kita ingin bersama-sama memajukan desa dengan bersinergi bersama pemerintah daerah,” katanya.

Untuk memajukan desa, lanjut dia, harus ada sinergi antara pemerintah de­sa dengan Pemkab Serang. “Karena bagai­mana pun desa itu di bawah naungan Pemkab Serang, kita harus mendukung program daerah supaya sejalan,” ujarnya.

Anwar mengaku optimistis dapat menang di muscab karena sudah men­dapatkan dukungan dari berbagai keca­matan. “Insya Allah, doakan saja yang terbaik untuk organisasi dan daerah,” ucapnya.

Sementara itu, Masita Roni Saputra mengaku terdorong untuk maju di muscab untuk membangun kebersa­maan antar kepala desa. “Visi saya untuk membangun kebersamaan saja, yang berat sama-sama kita pikul,” katanya.

Menurutnya, untuk membangun organisasi dan daerah perlu dibangun kebersamaan antardesa. “Saya ingin semua kepala desa dapat kompak dan terbangun kebersamaannya,” ujarnya.

Ia merasa optimistis dapat menang di muscab karena sudah ada dukungan dari sejumlah pengurus kecamatan. “Kalau dukungan sudah ada, jumlahnya masih rahasia,” pungkasnya. (jek/bie)