DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Jembatan Cegog Putus Diterjang Banjir

post-img

PANDEGLANG - Jembatan Cegog di Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, putus diterjang banjir bandang, Selasa (27/6) sekira pukul 21.00 WIB. Selain memutuskan Jembatan Cegog, banjir juga mengakibatkan pondasi Jembatan Ciaerjeruk dan kandang ayam longsor. 

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Rahmat Zultika membenarkan, banjir bandang menerjang dua kampung di Rancapinang. Akibat kejadian tersebut infrastuktur jembatan putus, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

"Putus bukan banjir bandang, namun karena air sungai meluap. Kejadian se­ma­lam namun bersyukur tidak ada korban," katanya ketika dihubungi Radar Banten, Selasa (28/6).

Akibat diterjang banjir, pondasi Jembatan Ciaerjeruk, Jembatan Cegog, dan kandang ayam milik warga tergerus longsor. 

"Terkait kerusakan jembatan sudah kita sampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Tim saat ini masih melakukan pendataan," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Rancapinang Evan Kusmana mengungkapkan, banjir disebabkan intensitas curah hujan tinggi pada Selasa malam. Awalnya sekira pukul 19.00 WIB, air sungai mulai naik dan dua jam kemudian air bah tiba-tiba menerjang dan merusak jembatan.

"Mengakibatkan Jembatan Cegog putus serta pondasi Jembatan Ciaerjeruk ambrol karena longsor," jelasnya. 

Kalau banjirnya terjadi semalam sedang­kan longsor dan putusnya jembatan tadi pagi. Adapun kondisi air sungai sekarang ini sudah surut karena memang hanya melintas saja. 

"Namun derasnya aliran menimbulkan kerusakan. Putusnya jembatan membuat warganya menjadi terisolir," ungkap kepala desa. 

Sementara itu, warga menyeberangi sungai dengan berjalan kaki melewati bawah jembatan. Hal itu dapat dilakukan ketika air sungai surut. 

"Panjang jembatan yang putus sekira 10 meter. Saat ini masih dipikirkan solusi­nya agar masyarakat tidak sampai terisolir," jelasnya. 

Camat Cimanggu Encum Sunayah meng­ungkapkan, terkait jembatan putus sudah dilaporkan kepada dinas terkait. Dirinya dan masyarakat berharap jembatan putus akibat banjir bandang dapat segera ditangani, sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat di daerah.

"Banjir telah mengakibatkan Jembatan Cegog terputus. Total sudah tidak bisa dilalui karena memang kondisi pondasinya sudah ambrol dan badan jembatan ter­belah," katanya.(mg-01/tur)