DECEMBER 9, 2022
Utama

Mengisi Waktu Luang Jadi Produktif

post-img

KOLEKSI: Owner Yeyet Cikko Butiq, Yeyet Suhaeti menunjukkan koleksi dagangan di kediamannya, Perum Griya Permata Asri, Dalung, Cipocokjaya, Kota Serang, Selasa (28/6). (qodrat/radar banten)


11 Tahun IRT Buka Butik Baju

MENJADI Ibu Rumah Tangga (IRT) tak serta mer­ta berpangku tangan pada penghasilan suami. Mengisi waktu luang di sela mengurus anak masih bisa produktif menambah penghasilan.

Hal itu yang dilakukan Owner Yeyet Cikko Butiq, Yeyet Suhaeti. Yeyet membuka usaha di kediamannya di Perumahan Griya Permata Asri, Kelurahan Dalung, Cipocokjaya, Kota Serang.

Bemodal, uang pesangon setelah keluar dari pekerjaannya, Yeyet tak kehabisan akal agar hobinya tetap tersalurkan tanpa banyak keluar rumah. “Awalnya, karena dilarang suami bekerja di luar. Istilahnya, mengisi waktu luang jadi tetap produktif,” katanya saat berbincang dengan Radar Banten di Cikko Butiq, kemarin.

Sempat banyak pertanyaan dari teman dan keluarganya. Apakah uang dari penghasilan suami yang bekerja di luar negeri masih kurang. Tapi, perempuan anak tiga itu tetap teguh pada pendiriannya. “Saya prinsipnya mandiri tanpa berpangku tangan kepada suami. Minimal memenuhi hobi sendiri, enggak usah minta ke suami,” ujarnya sambil tertawa.

“Memang banyak yang tanya, ini itu. Kan saya mah sudah terbiasa dari dulu, didik untuk berjualan. Jadi, enggak masalah,” timpalnya.

Memulai usaha di awal 2011 dengan men­jual aksesoris seperti bros, gelang, kalung dan tas. Kemudian empat bulan ke depan berkembang ke fashion baju anak muda dan ibu-ibu. “Awalnya buka stand di Alun-alun Barat (Kota Serang) seminggu sekali. Tapi, tak sampai setahun bikin ruangan khusus (berjualan) di rumah,” katanya.

“Kalau pelanggan dari Kota Serang, Kota Ci­legon, Rangkasbitung (Kabupaten Le­bak), Pandeglang, ada dari Tangerang juga,” tambahnya. Ia mengaku pelang­gan­nya dari masyarakat biasa, pengusaha sampai pejabat.

Menyadari minat fashion yang cepet berubah, terutama pada model. Yeyet, tak kehabisan ide, ia menyediakan barang-barang import dengan kualitas yang tengah digandrungi. “Kalau belanja buat yang dijual, harus update. Makanya suka cepat-cepat pesen, lambat saja. Bisa enggak da­pat yang bagus,” terangnya.

Pandemi Covid-19 melanda. Yeyet tak banyak berpengaruh, ia mengaku sejak awal membuka usaha, dirinya meman­faatkan aplikasi blackberry messenger dan facebook. Saat ini, dirinya me­man­faatkan Instagram dan WhatsApps messenger. “Sekarang kebanyakan lewat status WA. Ada juga dari medsos lainnya,” katanya. (fdr/alt)