IKUTI PELATIHAN: Para pelajar di Bayah dan Panggarangan mengikuti pelatihan jurnalisme kebencanaan di Villa Hejo Kiarapayung, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, kemarin. (Dok Komunitas GMLS)
LEBAK - Puluhan pelajar di Kecamatan Bayah dan Panggarangan mengikuti workshop Journalism Kebencanaan. Kegiatan pelatihan mobile journalism digelar Komunitas Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) di Villa Hejo Kiarapayung, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan.
Kegiatan yang bertajuk Berdaya, Waspada Bencana diikuti 28 orang peserta para pemuda dan pemudi Bayah yang sebagian diantaranya adalah pelajar SMA dan SMK.
“Workshop ini adalah wujud kolaborasi kampus UMN dengan GMLS yang sama-sama memiliki kepedulian bahwa pengetahuan kesiapsiagaan bencana itu penting dimiliki oleh warga Lebak Selatan. Wilayah tersebut memiliki potensi terjadinya megathrust yang bisa menyebabkan tsunami,” kata Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) Anis Faisal Reza, kepada Radar Banten, Selasa (28/6).
Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi komunitas yang dipimpinnya dengan universitas yang ada di Provinsi Banten. UMN dan GMLS sama-sama memiliki kepedulian dan kesepahaman akan pentingnya peningkatan pengetahuan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Banten Selatan.
“Di era modern seperti saat ini siapapun dapat menjadi jurnalis termasuk dengan masyarakat Pemanfaatan teknologi mobile dalam jurnalistik kebencanaan dapat membantu penangan kebencanaan termasuk informasi yang cepat dengan disajikan pemberitaan ataupun penulisan yang tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Andy Firmansyah dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMN mengatakan, sudah menjadi kewajiban bagi kampus untuk bisa lebih pro aktif membantu dan saling menguatkan untuk segala inisiasi komunitas atau masyarakat yang dapat memberikan manfaat luas. Terlebih tentang kebencanaan dimana Indonesia adalah supermarket bencana.
“Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian program tahun kedua pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Fakuktas Ilmu Komunikasi dan Fakultas Bisnis UMN berkolaborasi dengan GMLS. Rencananya program multiyears ini akan melibatkan fakultas lainnya di UMN untuk bisa terlibat secara aktif dan berkesinambungan mendukung upaya-upaya kesiapsiagaan, tanggap bencana, dan pemulihan pasca bencana,” ungkapnya.
Wildan salah seorang peserta workshop mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut, karena mendapatkan pengetahuan teknik penulisan jurnalisme terutama soal penulisan kebencanaan.
“Ternyata ada trik penulisan agar enak dibaca dan pengabaran yang tepat. Saya tertarik karena memang selama ini konsen juga soal kebencanaan,” tukasnya.(nce/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
