DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Kepergok, Maling Pukuli Nenek Pemilik Rumah

post-img

TERLUKA: Korban mendapatkan perawatan di RSUD Drajat Prawiranegara, Jumat (28/6) dinihari. 


SERANG-Arianti (65), nenek asal Taman Ciruas Permai, Kecamatan Ci­ruas, Kabupaten Serang, nyaris tewas dipukuli oleh maling, Jumat (28/6) dinihari. Korban dilarikan ke RS Dradjat Prawiranegara karena luka parah di bagian kepalanya.  

Kapolsek Ciruas Komisaris Polisi (Kom­pol) Muhammad Cuaib menu­tur­kan, sekira pukul 02.30 WIB, lima orang kawanan maling menyatroni ke­diaman korban. Mereka berbagi peran. RS bertugas masuk ke rumah dan empat orang lainnya berada di luar rumah untuk mengawasi ling­ku­ngan sekitar. 

“Hanya RS yang masuk dalam rumah korban. Identitas 4 te­man pelaku sudah kita ketahui dan masih dalam pengejaran,” tutur Cuaib, ke­marin.

Saat RS masuk ke dalam rumah, kor­ban yang tinggal sendiri itu ber­ada di kamar mandi. “Saat keluar dari kamar mandi, korban melihat pe­laku ma­suk dalam kamar tidur­nya,” kata Cuaib didampingi Panit Reskrim In­spektur Polisi Dua (Ipda) Yogo Handono.

Korban sontak berteriak maling. Men­dengar teriakan korban, RS naik pitam. Dia langsung menyerang kor­ban secara brutal. Gagang palu yang di­bawanya dihantamkan ber­kali-kali ke kepala korban. 

“Korban terkapar tidak berdaya, pelaku melarikan diri,” kata Cuaib. 

Usai pelaku kabur, korban berusaha bangkit dan berteriak minta tolong. Teriakan korban mengundang warga se­kitar ke rumahnya. Korban pun di­bawa ke RS Hermina Ciruas. Warga lainnya melapor ke Mapolsek Ciruas. “Setelah mendapat laporan, kami lang­sung ke lokasi,” ungkapnya.

Sementara karena kondisi korban lu­­kanya cukup parah, pihak RS Her­­­mina Ciruas merujuknya ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara. 

“Korban diru­juk ke RSUD dr Drajat Prawira­ne­gara untuk mendapatkan pengo­ba­tan yang lebih baik,” ka­tanya.

Kata Cuaib, Tim Reskrim yang di­­pim­pin Ipda Yogo Handono ber­gerak me­nangkap pelaku di rumah­nya. “RS, Warga Desa Plawad, Keca­ma­tan Ciruas, berhasil diringkus Tim Unit Reskrim Polsek Ciruas di rumahnya,” ung­kapnya. (fam/nda)