DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Dengan Mobil Pajak Keliling, Masyarakat Bisa Bayar Pajak Dengan Mudah

post-img

TIGARAKSA - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang meng­klaim perolehan pajak dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kabupaten Tangerang saat ini sudah mencapai Rp912 miliar. 

Kepala Bidang Pajak Daerah PBB­P2 dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang Dwi Chandra Budiman mengatakan, terkait dengan realisasi pajak dari sektor PBB sampai dengan 25 Juli 2022 mencapai Rp215 miliar dari target APBD murni sebesar Rp490 miliar.

“Dari sektor PBB realisasi Rp215 miliar, sekitar 44 persen dari target APBD Murni Rp490 miliar,” katanya, Kamis (28/07).

Sedangkan, untuk perolehan dari sektor BPHTB, Kabupaten Tangerang sudah berhasil mengumpulkan sebesar kurang lebih Rp700 miliar dari target APBD murni 2022 sebesar Rp742 miliar. 

“Dari sektor BPHTB kurang lebih sudah 93% yaitu sebesar Rp700 mi­liar,”ujar­nya.

Alhasil demikian, Dwi mengaku pihaknya kian gencar mengejar sisa target pen­ca­paian di tahun 2022 ini. Terlebih, Ba­penda Kabupaten Tangerang pada Selasa (26/07) telah menempatkan fasilitas mobil pem­bayaran pajak keliling di seluruh desa dan kelurahan se - Kabupaten Tangerang. 

“Kita memiliki 6 armada mobil pajak ke­liling yang akan ditempatkan di depan kantor desa dan kelurahan secara ber­gantian,” jelasnya. 

Untuk menjangkau pelayanan kepada seluruh masyarakat pada 246 desa dan 28 kelurahan yang ada di Kabupaten Ta­ngerang, mobil pajak keliling itu nantinya akan terus berpindah di sejumlah titik la­yanan selama kurang lebih 46 hari. 

“Pelayanan ini dimulai dari Selasa (26/07) hingga Jumat (29/07) dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 14.00 siang,” tuturnya. 

Dalam fasilitas pajak keliling itu, Bapenda tidak menerima pembayaran uang pajak de­­ngan cara kolektif atau titipan. Hal ter­­sebut dikarenakan dalam loket pem­bayaran itu telah dihadirkan petugas Bank BJB, di mana uang pembayaran pajak masyarakat akan langsung masuk ke dalam rekening kas daerah. 

“Ini guna menghindari risiko, jadi nanti uang pajak masyarakat langsung masuk ke rekening kas daerah,” jelasnya. 

Dwi berharap, dengan pelayanan mobil pa­jak keliling ini, masyarakat Kabupaten Tangerang dapat semakin dimudahkan dalam mengurus pembayaran pajaknya. Dan tentunya dengan pelayanan ini juga diha­rapkan dapat menumbuhkan kesa­daran masyarakat dalam membayar pajak. 

“Ini adalah salah satu pelayanan yang kami berikan agar memudahkan masya­ra­kat dalam membayar pajak,” pung­kasnya. (mul)