DECEMBER 9, 2022
Utama

Ratusan Ulama Sepakat Dukung Ganjar Presiden 2024

post-img

Ajukan Proposal Lewat Istighotsah dan Doa Bersama


Sebagai ikhtiar demi masa depan Bangsa, sebanyak 300 tokoh masyarakat Banten menyatakan dukungan terhadap gerakan Ganjar Pranowo Presiden 2024. 


Para tokoh merupakan ulama, umara, kiai, dan ustaz yang datang dari berbagai wilayah di Provinsi Banten untuk sekaligus menghadiri acara Istighosah dan Doa Bersama untuk Bangsa di Ballroom Hotel Ho­rison Altama Pandeglang, Karang Tanjung, Banten.

Acara ini di inisiasi relawan Gardu Ganjar atau Gerakan Warga Desa untuk Ganjar. Istighotsah dan doa ber­sama dipimpin Abuya Muhtadi Dimyathi, ulama kharismatik dan mufti Syafi’iyyah dari Banten.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Anwar, KH Ariman Anwar me­nga­takan, para alim ulama, umara, kiai dan ustadz Banten telah sepakat men­­du­kung Ganjar Pranowo untuk me­­lan­jutkan estafet kepemimpinan nasional. Alasannya, Ganjar memiliki kepri­ba­dian yang baik, peduli terhadap masyarakat bawah, demokratis dan juga berwibawa.

Hal ini, menurut KH Ariman, terlihat dari sikap Ganjar yang selalu berdiskusi de­­ngan berbagai kalangan masyarakat, ter­­masuk kalangan ulama dan kiai.

“Tadi sudah dilaksanakan juga oleh Buya yaitu pengajuan proposal kepada Allah berupa istighotsah mohon agar In­donesia ke depan dipimpin oleh pak Ganjar. Kami ulama-ulama se-Banten sepakat untuk mendukung beliau,’ ucap Kiai Ariman di lokasi, Kamis (28/7).

Kiai Ariman yang juga Ketua Rais Suriyah PWNU Banten menyatakan Ganjar me­rupakan figur merakyat paket lengkap. Di mana, cucu dari Kiai Hisyam itu telah ber­pengalaman sebagai anggota DPR RI dan menjadi Gubernur Jawa Tengah dua periode hingga saat ini.

“Mudah-mudahan Pak Ganjar ini nanti ke depan jadi ‘sultonan nasiro’ artinya presiden yang pro masyarakat, memikirkan arus bawah dan arus atas, keamanan dan seterusnya. Oleh karena itu atas na­ma masyarakat Banten dan kiai-kiai Banten, kami sangat mengharapkan dan membutuhkan kepemimpinan semacam itu,” terang Kiai Ariman

Sementara itu, Pengurus Pondok Pe­san­tren Lingkungan Hidup Auladulfajri Al-Asbaniyah, Ki Sajra mengaku memang belum pernah bertatap muka langsung de­ngan Ganjar Pranowo. Namun, dia be­gitu merasakan kepedulian dan ke­berhasilan Ganjar selama memimpin Jateng.

“Kalau Pak Ganjar memang kita tidak kenal langsung dan sebagainya tapi terasa beliau itu sangat perhatian kepada seluruh rakyatnya dan berhasil menurunkan angka kemiskinan di Jateng. Mudah-mu­­dahan, dengan Pak Ganjar jadi pre­siden, pengangguran dan kemiskinan bisa teratasi,” jelas Ki Sajra.

Di lokasi yang sama, Ketua Tim 7 Gardu Ganjar Banten, Dedi Rifaldi meng­ung­kapkan bahwa momen ini merupakan prog­ram lanjutan organisasi yang dipim­pin­nya usai deklarasi pembentukan be­berapa waktu lalu. Dedi berkomitmen akan terus lebih mendekatkan sosok Ganjar Pranowo kepada masyarakat di seluruh desa se-Provinsi Banten.

“Tentu kami akan melakukan sosialisasi bukan hanya kepada ulama saja tetapi juga ada program khusus masyarakat mi­lenial. Ada juga kunjungan ke tiap daerah pemilihan (dapil), dan InsyaAllah kami akan membentuk tim sampai ke tingkat desa,” tegas Dedi.

“Harapan saya kepada Bapak Ganjar Pra­nowo jika menjadi presiden, jangan me­lupakan masyarakat,” imbuh Dedi.

Sekedar informasi, acara istighosah dan doa bersama ini juga dihadiri Ketua MUI Kecamatan Cikande K.H Aan Bur­hanudin, Ulama kharismatik dan Mufti Syafi’iyyah Abuya Muhtadi Dimyathi, Ke­tua Roiz Suriyah PWNU Banten KH Ari­man Anwar, dan sejumlah ulama, kiai, ustadz lainnya. (*/nce)