DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Ambil Sampel Darah Anjing dan Kucing

post-img

AMBIL SAMPEL: Petugas DPKP Kabupaten Tangerang mengambil sampel darah anjing di salah satu perumahan warga di kawasan Citra Raya, Sabtu (27/8).(Istimewa)


TIGARAKSA--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) melakukan pencegahan penyakit menular rabies pada hewan peliharaan. DPKP telah mengambil sampel darah dan vaksin terhadap sejumlah hewan peliharaan yaitu anjing dan kucing. 

“Kita lakukan pengambilan sampel darah pada hewan penular rabies (HPR), dan vaksinasi rabies di wilayah Kabupaten Tangerang,” kata Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika, Sabtu (27/8).

Menurutnya, pengambilan sampel darah dan vaksin rabies terhadap hewan peliharaan ini merupakan tindaklanjut dari Surat Dinas Pertanian Provinsi Banten Nomor 524/1966-Distan/2022 tentang permohonan Surveilans Detect Disease Rabies dari Program Banten Bebas Rabies Tahun 2023. 

“Kita sudah mulai melakukan kegiatan ini sejak 18 Agustus hingga 13 September 2022 di 25 kecamatan yang ada,” ujarnya.

Asep menambahkan, selama pelaksanaan kegiatan pencegahan rabies ini, akan dilakukan vaksinasi sebanyak 400 dosis, pengambilan sampel darah sebanyak 360 sampel, dan otak sebanyak tiga sampel dari hewan peliharaan yang ada. 

“Untuk tim yang ada sebanyak empat tim, yang terdiri dari 16 petugas pada bi­­dang Keswan dan Kesmavet, Sub Kordi­nator, JFT dan staf,” terangnya. 

Asep mengimbau, kepada masyarakat yang memelihara atau memiliki hewan, seperti anjing dan kucing untuk melapor ke pihaknya. Itu agar nantinya dilakukan pemeriksaan oleh petugas sebagai lang­kah antisipasi terjadinya penularan penyakit. 

Selain itu, pihaknya berharap agar para pemilik hewan maupun komunitas pen­cinta hewan dapat meningkatkan ke­pe­dulian kesehatan hewannya. 

“Semoga pemilik hewan lebih tinggi ke­peduliannya terhadap hewannya, de­ngan memperhatikan kesehatan hewannya, serta melakukan vaksinasi rabies,” tu­kasnya.

Sementara, salah seorang pemilik kucing Renata (35) menambahkan, dirinya selalu melakukan perawatan kucingnya kepada klinik hewan swasta.”Termasuk selalu mem­perhatikan kesehatan kucing­nya,” sing­katnya. (mul/asp)