DECEMBER 9, 2022
Love Story - Inspirasi

Enggak Bisa Jauh dari Suami, Bikin Keluarga Emosi

post-img

Serba salah serba susah, begitulah yang dialami Sueb (29) nama samaran sebagai suami Jenab (28), bukan nama sebenarnya. Jenab selalu marah kalau Sueb pergi keluar rumah meski alasannya mencari nafkah.

Hal itu membuat Sueb yang seorang pengusaha membantu bisnis toko kain orangtua, jadi terganggu dan membuat emosi seluruh keluarga. 

”Kadang saya ngerasa serba salah, kalau nurutin istri yang pengen ditemenin terus, dimarahin orangtua karena toko enggak ada yang jaga, kalau enggak nurutin istri pasti ribut,” keluh Sueb saat curhat kepada Radar Banten di kediamannya di Kecamatan Jombang, Cilegon, Minggu (28/8).

Diceritakan Sueb, ia menikah dengan Jenab pada akhir 2021 lalu. Sejak awal pacaran pada 2017, Sueb sebenarnya sudah menyadari dengan sifat Jenab yang manja dan sering ngambek.

Tapi rasa cinta dan sayang yang sudah terlanjur besar, membuat Sueb tak mau ambil pusing masalah sifat Jenab itu. Tapi ternyata, setelah menikah barulah ia sadar kalau hal itu ternyata jadi masalah besar.

Di awal rumah tangga, Jenab sudah menunjukkan sikap manjanya dengan tidak mau diajak tinggal terpisah dari orangtua, Sueb terpaksa mengalah dengan tinggal bersama keluarga mertua.

Padahal, Sueb sudah mempersiapkan rumah di Serang untuk hidup bersama, selain ingin mandiri, rumah yang dibeli Sueb juga lokasinya dekat dengan toko orangtua.

”Yaudah akhirnya setiap hari saya bulak-balik Cilegon-Serang,” kata Sueb. 

Berangkat subuh, pulang jam 8 malam, hal itu Sueb lakukan demi mencari nafkah sekaligus membantu orangtua yang sudah tidak muda lagi.

”Jadi toko itu rencananya bakal diwariskan ke saya,” katanya.

Namun baru juga beberapa Minggu berumah tangga, Sueb sudah merasa tersiksa dengan sikap Jenab yang selalu meminta Sueb pulang.

”Saya berangkat subuh, pas duhur istri nelepon ngerengek nyuruh saya pulang,” katanya.

Karena tak ingin ribut dan rasa sayang pada Jenab, terpaksa Sueb menurut pulang. Alhasil, ia dimarahi ayahnya karena tidak menjaga toko.

”Soalnya kalau bukan saya enggak ada lagi yang jaga duit, enggak mungkin karyawan, harus saya,” ungkap Sueb.

Bukan hanya itu, Jenab juga sering mengaku sakit agar Sueb tidak pergi ke Serang, sikap manjanya membuat Sueb pusing tujuh keliling. 

Dalam seminggu, ia bisa meminta izin lima kali karena menemani Jenab yang sakit. Hal itu membuat orangtua emosi, terlebih, Sueb tidak punya penghasilan lain selain menjaga toko.

”Saya juga enggak enak sama bapak, soalnya kalau ada apa-apa pasti minta uangnya ke bapak,” akunya.

Sekalinya ia tidak menuruti kemauan Jenab, istrinya itu ngamuk bahkan mengancam mau minta cerai meski mereka masih pengantin baru.

”Saya ngejaga banget rumah tangga ini, enggak mau bubar,” ungkapnya.

Sikap manja Jenab itu menjadi omongan tak sedap di lingkungan keluarga Sueb, bahkan Sueb sempat mendengar, kalau bukan karena istri Sueb, keluarganya sangat ingin memarahi Jenab.

”Kalau begini terus, saya enggak tahu deh bakal kayak gimana nantinya, orangtua juga udah pasrah,” katanya.

Ya ampun, sabar ya Kang. (drp)