DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

IKM Berpotensi Naikkan Ekspor Furnitur

post-img

JAKARTA - Kementerian Perindustrian proaktif memfasilitasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk tampil di ajang pameran tingkat nasio­nal dan internasional. Upaya strategis ini dinilai membawa dampak positif terhadap peningkatan akses pasar atau penjualan dari para pelaku IKM yang ikut serta tersebut.

Misalnya, Kemenperin telah membo­yong sebanyak 28 IKM furnitur untuk berpatisipasi pada Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2022 di Jakarta, beberapa waktu lalu.Ajang ini rutin diadakan setiap tahun dan menjadi pameran furnitur terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

“Penyelenggaraan IFEX terbukti memberikan efek positif yang sangat besar terhadap industri furnitur Indo­nesia, sehingga pasar furnitur Indo­nesia bisa terus berkembang,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Jumat (26/8), yang dikutip dari siaran pers.

Agus menyebutkan, sepanjang lima tahun terakhir, kinerja ekspor industri furnitur Indonesia terus mengalami peningkatan hingga 77,9 persen. “Nilai ekspor furnitur pada tahun 2021 men­capai USD2,8 miliar atau naik sebesar 33 persen dibanding tahun 2020. Tren peningkatan ini tampaknya masih akan terjadi pada periode tahun 2022,” ungkapnya.

Keyakinan itu karena nilai ekspor dari industri furnitur pada kuartal I tahun 2022 sebesar 855 juta dolar AS, naik 22,8 persen dibandingkanperiode yang sama tahun sebelumnya. Semen­tara itu, pertumbuhan industri furnitur nasional pada kuartal I-2022 sebesar 4,36% (y-o-y).

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemen­perin Reni Yanita mengungkapkan, IFEX merupakan salah satu rangkaian kegiatan Program Aku Siap Ekspor dalam rangka meningkatkan ekspor produk home decoration dan furnitur para pelaku IKM ke pasar internasional.

“Dari 50 IKM furnitur yang dikurasi, terdapat 28 IKM yang bisa lolos ikut serta di pameran IFEX dan betul-betul memiliki kapasitas ekspor. IKM ini layak ikut dalam pameran inter­nasional untuk menjalin kemitraan dengan eksportir sehingga akses pa­sar mereka semakin terbuka lebar,” ungkap Reni.

Adapun IKM yang menjadi eksibitor dalam IFEX 2022, antara lain Mebelle, CV Toju Furniture Internasional, CV Pratama Rotan Interior, CV Yuka, CV Ride One Gallery, CV Grandis Home, CV Alam Cipta Karya, PT Mega Cipta Quanza, CV Kirana Cipta Lestari, CV Amarta Furniture, CV Vinoce, CV Andatu Jati Arjuna, CV EFM Indonesia, dan CV Mitra Agri Supplies. 

Sedangkan, peserta industri dekorasi rumah lainnya, antara lain CV Radiant Suryatama, CV Surya Rotan Furniture, CV Kiwari Bamboe, CV Aksa Living, dan CV Sahabat Furniture Indonesia. 

“IKM-IKM ini rata-rata sudah memiliki pengalaman ekspor ke Jepang, Eropa, Amerika, Selandia Baru, Australia, Cina, dan beberapa negara Timur Tengah,” sebut Reni. (bie)