DECEMBER 9, 2022
Radar Serang

60 Persen Lulusan SMP Tak Tertampung

post-img

SERANG –Sekira 60 persen lulusan SMP/sederajat baik negeri maupun swasta tak tertampung di SMA/SMK negeri di Banten. Berdasarkan data pokok pen­didikan (Dapodik) pada April lalu, jumlah lulusan SMP/sederajat baik negeri maupun swasta mencapai 229 ribu siswa. Namun, daya tampung di SMA/SMK negeri di Banten hanya sekira 86 ribu orang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Din­dik­bud) Provinsi Banten Tabrani mengatakan, me­mang tak semua lulusan SMP/sederajat dapat di­terima di SMA/SMK negeri saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) Provinsi Banten tahun ajaran 2022/2023. 

“Disitulah peran sekolah swasta maupun pon­dok pe­santren,” ujar Tabrani saat ditemui di kantor Din­dikbud Provinsi Banten, KP3B, Rabu (29/6).

Tabrani mengungkapkan, jumlah SMA negeri di Banten yakni 161 unit. Sedangkan SMK negeri se­banyak 91 unit. Apabila dilihat dari jumlah sekolah, ten­tu tak bisa menampung seluruh siswa lulusan SMP/sederajat dari seluruh wilayah Banten.

Terkait jumlah siswa dalam satu rombongan belajar, man­tan Kepala Dindikbud Kota Tangerang ini me­nga­ku pihaknya tak bisa merubah lantaran hal itu telah diatur oleh pemerintah pusat. “Kami tidak bisa menambah jumlah siswa agar lebih banyak yang diterima, karena ada aturannya,” tegas Tabrani.

Pada kesempatan itu, ia mengaku belum dapat me­ngungkapkan jumlah siswa yang diterima dalam PPDB tahun ini karena tahapannya masih berlangsung. Na­mun ia mengklaim bahwa tidak ada kendala pen­daftaran selama PPDB berlangsung.

Saat ini sedang berlangsung proses daftar ulang untuk jalur afirmasi dan perpindahan tugas orang­tua. Kemudian, se­ko­lah akan membuka jalur pen­daftaran prestasi.

Kata dia, begitu tahapan PPDB tahun ini ram­pung, pihaknya akan me­lakukan evaluasi. “Nan­ti kami evaluasi. Se­jauh ini, PPDB dengan meng­gunakan server seko­lah baik, tidak ada kendala. Ja­di bisa saja tahun depan sama, tapi disem­pur­na­kan lagi apa yang men­jadi keku­rangan,” ujar Tab­rani. 

(nna/nda)