DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Diskominfo Sosialisasikan Penggunaan TTE

post-img

LEBAK - Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak Budi Santoso meminta Apa­ratur Sipil Negara (ASN) agar ber­adaptasi dengan perkembangan tek­­nologi informasi. Dengan meng­ikuti perkembangan digital diyakini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Tentunya diera digital seperti saat ini, ASN harus bisa beradaptasi de­ngan teknologi informasi, kalau tidak bisa beradaptasi, kalah kita,” kata mantan Kepala BKAD Lebak saat membuka Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Tanda Tangan Elek­tronik (TTE) di Hotel Bumi Kati­neung Rangkasbitung, Rabu (29/6). 

Mantan Asda II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lebak ini ju­ga menegaskan, tanda tangan elek­tronik penting untuk segera diim­ple­mentasikan. Karena bisa meng­hemat waktu dalam penggunaannya. 

“Bimtek ini merupakan langkah Pemkab Lebak dalam mempersiapkan SDM Digital Talent yang berhubungan dengan Tanda Tangan Elektronik. Selain itu, Pemkab Lebak juga telah mempersiapkan langkah perluasan akses dan infrastruktur digital, yaitu membangun aplikasi E-Office hasil dari kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ko­mu­nikasi Informatika, Statistik dan Per­sandian Lebak Doddy Irawan men­je­laskan, penggunaan Tanda Tangan Elektronik menjadi sebuah keharusan di era penggunaan aplikasi atau sistem elektronik yang massif. 

“Harapannya dari sini dulu kita be­­­rangkat, bagaimana teman-teman pe­rangkat daerah memahami bersa­ma mengenai Tanda Tangan Elek­tronik ini,” katanya.


Bimtek implementasi TTE digelar 

Diskominfo bekerja sama dengan Ba­lai Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN RI diikuti 50 ASN dengan Ja­ba­tan Se­kretaris Perangkat Dos (Sek­dis/Sekcam), Pejabat Bagian Umum dan Ke­pegawaian (Kabag/Kasubag, Um­peg/Analis Kepegawaian Muda) di Ling­kungan Pemkab Lebak.(nce/tur)