MASUKAN: Peserta rapat evaluasi Satgas Porprov KONI Kabupaten Tangerang memberikan masukan terkait pelaksanaan monitoring. (rbnn)
TANGERANG - Keseriusan KONI Kabupaten Tangerang dalam mempertahankan gelar juara umum di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten 2022 ditunjukkan dengan mengaktifkan tim monitoring Puslatcab Tangerang Gemilang. Organisasi pimpinan HM Komarudin itu meminta Satgas Porprov KONI Kabupaten Tangerang pimpinan H Satim Sofyan yang membawahi tim monitoring mulai bergerak mulai 1 Juli 2022.
Tim monitoring ini diberi tugas memantau perkembangan persiapan para atlet dan pelatih 47 cabor peserta Porprov dalam menghadapi kompetisi multievent empat tahunan tersebut. Untuk tugas kali ini, tim monitoring dituntut memberikan data persiapan sedetail mungkin untuk menjadi dasar evaluasi setiap bulannya.
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tangerang H Eka Wibayu mengungkapkan, monitoring dilakukan hingga jelang pelaksanaan Porprov VI Banten di Kota Tangerang. Tim monitoring akan melakukan pemantauan ke lokasi latihan cabor dua kali dalam satu bulan.
“Monitoring yang dilakukan Satgas Porprov KONI Kabupaten Tangerang bertujuan untuk melakukan identifikasi permasalahan di lapangan sekaligus untuk memperoleh solusi dari persoalan tersebut,” ujar Eka Wibayu pada rapat evaluasi Satgas Porprov KONI Kabupaten Tangerang, Rabu (29/6).
Eka menambahkan, tim monitoring terbagi dalam enam tim. Masing-masing tim memonitoring 7-8 cabor yang dipertandingkan di Porprov.
“Semua nantinya akan dibekali beberapa dokumen yang harus diisi oleh tim,” ungkap Eka.
Satgas Porprov KONI Kabupaten Tangerang juga telah menjalankan beberapa bidang yang ditujukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Puslatcab. Bidang-bidang yang sudah berjalan seperti kesehatan, hukum olahraga, publikasi dan dokumentasi, hingga kesekretariatan. Ada juga bidang strenght condition yang memiliki tugas mengawal peningkatan kondisi fisik maupun kemampuan para atlet.
Ketua KONI Kabupaten Tangerang HM Komarudin berharap, tim monitoring dapat memperoleh hasil yang positif dalam melaksanakan tugasnya. Mantan Ketua PSSI Kabupaten Tangerang itu mengatakan, tim monitoring harus dapat mengidentifikasi persoalan–persoalan di lapangan.
“Bukan hanya tim monitoring, kami juga berharap tim Satgas seperti bidang hukum olahraga untuk dapat melakukan identifikasi persoalan-persoalan yang kemungkinan dapat terjadi pada Porprov VI Banten mendatang,” ungkap Komarudin.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi sekaligus Ketua Strenght Condition Satgas KONI Kabupaten Tangerang menyatakan, hingga akhir Juni 2022, pihaknya belum puas terhadap kondisi fisik para atlet. Dosen Universitas Negeri Jakarta ini menilai, kualitas fisik atlet masih belum memenuhi target peningkatannya.
“Saya harap ini juga diperhatikan anggota tim monitoring, apakah sama dengan yang diutarakan ke Binpres atau tidak,” ujarnya. (apw/jpg/don)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
