SERANG – Kondisi jalan milik Pemkot Serang yang rusak hingga tahun 2022 sepanjang 61,2 kilometer. Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan perbaikan jalan rusak rampung pada 2023.
Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, secara keseluruhan panjang jalan di Kota Serang 208,6 kilometer. Sepanjang 146 kilometer atau sekitar 70,59 persen dalam kondisi baik. “Yang rusak sepanjang 61,2 kilometer. Rusak sedangnya 43,20 kilometer atau 20,75 persen, dan rusak ringan 18,02 kilometer atau 8,66 persen,” ujarnya kepada wartawan, Senin (29/8).
Menurut Iwan, dari sisa sepanjang 61,2 kilometer pihaknya menargetkan persoalan seluruh jalan selesai secara menyeluruh pada tahun 2023. Mulai dari pemeliharaan, perbaikan, hingga peningkatan atau betonisasi pada jalan. “Kalau kami keinginannya target 2023 semuanya selesai, tapi tentu kami juga melihat kekuatan anggaran,” terangnya.
Untuk peningkatan jalan atau betonisasi, kata Iwan, tahun ini baru mencapai 30 persen. Sedangkan, sisanya akan dilanjutkan di tahun depan sesuai dengan RPJMD Pemkot Serang 2018-2023. “Betonisasi tahun ini sudah 30 persen, dan sebagian masih berjalan, sisanya itu tahun 2023. Itu target dan keinginan dari PU,” katanya.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas PUPR Kota Serang Muhammad Asdar mengatakan, jalan kondisi rusak paling banyak terdapat di wilayah Kecamatan Kasemen. “Kalau yang paling parah itu Kasemen dibandingkan wilayah lain. Memang masih ada beberapa titik atau ruas jalan yang rusak,” terangnya.
“Kalau kami sesuai arahan, dan berkeinginan selesai pada 2023 nanti untuk semua jalan,” tambah Asdar.
Selain pemeliharaan jalan, PUPR telah memprogramkan untuk pemeliharaan drainase yang menjadi penyebab banjir serta jalan rusak. “Jadi ada pemeliharaan drainase juga nanti, seperti di wilayah Kasemen, itu sudah ada di perencanaan,” katanya.
Terpisah, Walikota Serang Syafrudin mengatakan, hingga tahun 2023 pihaknya memfokuskan penggunaan APBD pada pelayanan kebutuhan dasar masyarakat. Yaitu, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. “Kalau infrastruktur sebagian besar mengejar pembangunan jalan, drainase, termasuk infrastruktur sekolah,” katanya.
Syafrudin mengaku hingga akhir masa jabatannya, sebagian besar jalan yang menjadi kewenangan Pemkot Serang dalam kondisi baik. Sehingga, kondisi ini dapat mendorong perekonomian masyarakat khususnya di wilayah pinggiran Kota Serang. (fdr/bie)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
