DECEMBER 9, 2022
Utama

DPK Usung Konsep Gedung Layanan

post-img

LANSKAP: Foto Pembangunan lanskap dan kerucut kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang, Senin (29/8).

SERANG - Pada September 2022, lan­skap dan kerucut kantor Dinas Per­pustakaan dan Ke­ar­sipan (DPK) Ko­ta Serang ditar­getkan rampung. Ge­­dung layanan multifungsi ter­sebut dipastikan dapat me­nerima kunjungan masyarakat tahun ini.  

Kepala Dinas Perpustakaan dan Ke­­arsipan (DPK) Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, DPK mengusung kon­sep gedung laya­nan. Ini ber­tujuan menarik masya­rakat agar datang. Sebab, bukan hanya perpustakaan yang disediakan, gedung ter­sebut juga menyediakan ruang tea­­ter mini dan ruang pa­meran, ruang baca anak-anak hingga disabilitas.

“Yang paling penting, di luarnya kita be­rikan konsep untuk komunitas ber­kumpul gitu, untuk tempat ruang publik dan publik bisa memakai tempat itu secara gratis untuk kegiatan-kegiatan yang me­mang bersentuhan dengan literasi ataupun di luar literasi,” paparnya, kemarin. 

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi mengatakan, pro­gres pembangunan lanskap sudah men­capai 42 persen, dengan waktu yang sudah terpakai 52 hari dari total pelak­sanaan 90 hari kalender. 

“Progres sudah 42 persen, ada deviasi kurang lebih 3 persen, dan sisa waktu masih 38 hari kerja,” katanya.

Sementara pembangunan kerucut pro­gresnya mencapai 25 persen. Dua pekerjaan ter­sebut dilaksanakan secara bersamaan. “Lanskap dengan nilai Rp3,4 miliar, dan kerucut Rp2,5 miliar, beda paket pekerjaan d idalam satu kawasan, jadi kolaborasi di lapangan,” ujarnya.

Iwan mengaku optimistis dua pekerjaan ter­sebut rampung sesuai waktu pelak­sanaan. Sehingga awal Oktober sudah dapat digunakan. “Kami DPUPR optimis terhadap pembangunan lanskap perpusda, karena melihat dari sisi pekerjaannya terlihat progresnya sangat cukup cepat, dan cukup menggembirakan,” terangnya.

Dia menuturkan, saat ini fokus pekerjaan pada penyelesaian genangan di kantor DPK Kota Serang yang ada Cipocokjaya. 

“Setiap hujan turun di sana terjadi genangan di kawasan gedung perpusda (DPK-red). Bahkan dengan kejadian pada minggu ini terjadi lebat dan tidak ada genangan,” tuturnya.

Dijelaskannya, pembangunan lanskap dan gedung kerucut adalah penunjang dari kantor DPK yang sudah rampung diba­ngun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). “Sehingga lanskap ini bisa dikatakan untuk estetika ketika teman-teman masuk ke gedung perpusda yang cukup repre­sentatif, sehingga daya tarik masyarakat khususnya pelajar, dan masyarakat,” jelasnya.

Iwan berharap kolaborasi antara DPK dan DPUPR ini dapat menjadikan Per­pustakaan Daerah (Perpusda) yang re­presentatif dan ikon khususnya di Ibukota Provinsi Banten. “Kalau lihat provinsi, gedung perpusda cukup ideal luar biasa, tapi Kota Serang dengan anggaran di 2022 tidak kalah dengan gedung yang provinsi, dan bisa jadi percontohan un­­tuk kabupaten/kota yang lain,” ung­kapnya. (fdr/nda)