LANSKAP: Foto Pembangunan lanskap dan kerucut kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang, Senin (29/8).
SERANG - Pada September 2022, lanskap dan kerucut kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang ditargetkan rampung. Gedung layanan multifungsi tersebut dipastikan dapat menerima kunjungan masyarakat tahun ini.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, DPK mengusung konsep gedung layanan. Ini bertujuan menarik masyarakat agar datang. Sebab, bukan hanya perpustakaan yang disediakan, gedung tersebut juga menyediakan ruang teater mini dan ruang pameran, ruang baca anak-anak hingga disabilitas.
“Yang paling penting, di luarnya kita berikan konsep untuk komunitas berkumpul gitu, untuk tempat ruang publik dan publik bisa memakai tempat itu secara gratis untuk kegiatan-kegiatan yang memang bersentuhan dengan literasi ataupun di luar literasi,” paparnya, kemarin.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi mengatakan, progres pembangunan lanskap sudah mencapai 42 persen, dengan waktu yang sudah terpakai 52 hari dari total pelaksanaan 90 hari kalender.
“Progres sudah 42 persen, ada deviasi kurang lebih 3 persen, dan sisa waktu masih 38 hari kerja,” katanya.
Sementara pembangunan kerucut progresnya mencapai 25 persen. Dua pekerjaan tersebut dilaksanakan secara bersamaan. “Lanskap dengan nilai Rp3,4 miliar, dan kerucut Rp2,5 miliar, beda paket pekerjaan d idalam satu kawasan, jadi kolaborasi di lapangan,” ujarnya.
Iwan mengaku optimistis dua pekerjaan tersebut rampung sesuai waktu pelaksanaan. Sehingga awal Oktober sudah dapat digunakan. “Kami DPUPR optimis terhadap pembangunan lanskap perpusda, karena melihat dari sisi pekerjaannya terlihat progresnya sangat cukup cepat, dan cukup menggembirakan,” terangnya.
Dia menuturkan, saat ini fokus pekerjaan pada penyelesaian genangan di kantor DPK Kota Serang yang ada Cipocokjaya.
“Setiap hujan turun di sana terjadi genangan di kawasan gedung perpusda (DPK-red). Bahkan dengan kejadian pada minggu ini terjadi lebat dan tidak ada genangan,” tuturnya.
Dijelaskannya, pembangunan lanskap dan gedung kerucut adalah penunjang dari kantor DPK yang sudah rampung dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). “Sehingga lanskap ini bisa dikatakan untuk estetika ketika teman-teman masuk ke gedung perpusda yang cukup representatif, sehingga daya tarik masyarakat khususnya pelajar, dan masyarakat,” jelasnya.
Iwan berharap kolaborasi antara DPK dan DPUPR ini dapat menjadikan Perpustakaan Daerah (Perpusda) yang representatif dan ikon khususnya di Ibukota Provinsi Banten. “Kalau lihat provinsi, gedung perpusda cukup ideal luar biasa, tapi Kota Serang dengan anggaran di 2022 tidak kalah dengan gedung yang provinsi, dan bisa jadi percontohan untuk kabupaten/kota yang lain,” ungkapnya. (fdr/nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
