DECEMBER 9, 2022
Radar Serang

Pemprov Ajak Mahasiswa Berkolaborasi

post-img

SERANG - Pemprov Banten mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam melanjutkan pembangunan di Provinsi Banten, termasuk para aktivis mahasiswa yang aktif melakukan pengawasan terhadap program dan kegiatan pemerintah daerah.

Hal itu diungkapkan Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat membuka Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Banten, di Aula Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR), KP3B Curug, Kota Serang, Senin (29/8).

"Saya mengajak semua pihak untuk berperan dalam pembangunan daerah, untuk mencapai Indonesia maju. Termasuk mengajak mahasiswa, khususnya hari ini mengajak semua pengurus dan kader GMNI Banten untuk sinergi dan berkolaborasi," kata Al Muktabar dalam sambutannya.

Ia melanjutkan, Pemprov Banten tidak anti kritik terhadap berbagai persoalan yang masih belum berjalan sesuai harapan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa bisa mengisi ruang-ruang kosong untuk menyumbangkan pemikirannya dalam memajukan daerah.

"Silakan mahasiswa menyampaikan berbagai rekomendasi, nanti akan kami tindaklanjuti. Silakan perintahkan saya untuk bisa bekerja lebih baik membangun Banten, sesuai dengan kewenangan yang saya miliki," tegas Al Muktabar.

Saat ini, kata Al Muktabar, banyak hal yang dapat dilakukan dengan bersama-sama untuk mewujudkan Banten maju dan sejahtera ke depannya. Dirinya mengajak kepada semua pihak, diantaranya mahasiswa yang tergabung dalam GMNI untuk dapat turut serta dalam hal itu.

"Kemajuan dan perubahan berada di depan, sehingga kita harus memikirkan itu semua. Untuk mengisi kemerdekaan dalam suatu pembangunan, maka paling tidak terdapat dua hal utama, yakni pembangunan secara fisik dan pembangunan secara mental," bebernya.

Al Muktabar juga mengingatkan, setidaknya terdapat tiga hal yang harus dapat dikuasai oleh generasi muda saat ini untuk menjawab tantangan yang akan datang, diantaranya yaitu kemampuan kuantitatif, komunikasi dan religius.

"Mahasiswa atau generasi muda harus memiliki kemampuan kuantitatif, komunikasi dan religius. Karena saat ini Indonesia akan memiliki bonus demografi dengan penduduk muda yang cukup banyak, kemudian memiliki peluang globalisasi," urainya.

Ketua Umum DPD GMNI Banten Indra Pariwara mengungkapkan, kegiatan kaderisasi tingkat menengah (KTM) dilaksanakan selama satu pekan, mulai 29 Agustus hingga 5 September 2022 mendatang.

"Alhamdulillah hari ini (kemarin) Pj Gubernur Banten yang membuka kegiatan KTM yang diikuti pengurus cabang GMNI se- Banten," katanya.

Terkait sinergi dan kolaborasi yang disampaikan Pj Gubernur Banten, Indra tentu mengapresiasi ajakan tersebut. Menurutnya, Pj Gubernur Banten tidak bisa sendirian membangun Banten sehingga butuh kebersamaan.

"Masih banyak yang menjadi pekerjaan rumah Penjabat Gubernur. Di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan pemulihan ekonomi. Tentu saja mahasiswa siap berkontribusi dalam pembangunan daerah sesuai porsinya, yaitu meningkatkan pengetahuan sebagai bekal untuk mengawal pembangunan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat," tuturnya. (den/bie)