DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Bantuan Angkutan Perintis Disalurkan 2023

post-img

DISKUSI: Kepala Seksi Angkutan pada Dishub Pandeglang Iman Subekti (tengah) berdiskusi dengan jajarannya di kantornya, Kamis (29/9). (Purnama/Radar Banten)

PANDEGLANG-Pemerintah Ka­bu­paten (Pemkab) Pandeglang bakal me­nerima bantuan dua unit angkutan perintis dari Kementerian Perhubungan pada 2023. Bantuan angkutan perintis ini untuk memudahkan pelayanan trans­portasi di daerah pelosok.

Kepala Seksi Angkutan pada Dinas Per­hubungan (Dishub) Pandeglang Iman Subekti mengatakan, awalnya Ke­menterian Perhubungan akan mem­berikan dua unit kendaraan ang­kutan perintis tahun ini.

“Namun dibatalkan karena kon­disi medan jalan di Pandeglang yang berat. Sementara kendaraan jenis Elf yang tersedia masih tipe lama,” k­atanya kepada Radar Banten, Kamis (29/9).

Kendaraan tipe lama ini dikha­wa­tirkan tidak akan tahan lama saat di­operasikan pada medan jalan yang berat. Kondisi jalan di Pandeglang ba­nyak jalan me­nanjak.

“Sehingga Kemenhub akan meng­gan­tinya dengan kendaraan jenis Elf tipe baru. Untuk penyerahannya tahun 2023 mendatang,” jelasnya.

Penyerahan kendaraan angkutan pe­rintis batal diserahkan tahun ini se­telah tim dari Dishub Pandeglang ber­sama Kemenhub, Balai Pengelola Trans­portasi Daerah dan Perum DAMRI survey rute jalan yang akan dilalui ang­kutan perintis. Meliputi Trayek Serang-Jiput dan Cikeusik-Panimbang.

“Jadi setelah survey, Kemenhub meng­informasikan untuk bantuan ken­daraan perintis diberikan di tahun depan. Jumlahnya dua unit,” ungkapnya.

Kemenhub menyatakan, Pandeglang layak menerima bantuan karena saat sur­vey jalan Panimbang-Cikeusik tidak melihat satupun angkot yang melintas. Begitu juga saat survey ke Jiput.

“Ya memang faktanya tidak ada ang­kot melintas. Oleh karena itu, kita dari Dishub mengusulkan bantuan angkutan perintis,” paparnya.

Pelayanan transportasi tidak hanya menjadi hak warga perkotaan. Namun juga patut mendapat perhatian masya­rakat Pandeglang ada yang belum terlayani jasa transportasi dengan baik.

“Salah satunya wilayah Cikeusik dan Jiput. Maka kita usulkan angkutan perintis yang diharapkan dapat mempermudah layanan angkutan bagi anak sekolah serta mengem­bang­­kan potensi perekonomian dan ke­sejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Peren­canaan pada Dishub Pandeglang Adi Fahruroji menambahkan, adanya bantuan kendaraan perintis ini diyakini dapat memberikan bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian warga.

“Kalau saat ini enggak ada angkot, ma­­ka mereka harus naik ojek atau se­wa kendaraan yang dinilai lebih mahal,” jelasnya.

Oleh karena itu, kehadiran angkutan pe­rintis ditunggu warga Pandeglang. “Me­reka sangat mendambakannya. Se­moga saja Kemenhub merealisasikan ban­tuan angkutan perintis tahun de­pan,” tukasnya.(mg-01/tur)