DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Pemkab Kekurangan Armada Damkar

post-img

LEBAK-Armada mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang dimiliki Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Lebak masim minim. Saat ini mobil Dam­kar yang dimiliki pemerintah daerah hanya lima unit dan satu unit dalam kondisi rusak.

“Kalau melihat potensi dan luas wilayah resiko ke­bakaran, kita minimal harus memiliki 9 sampai 10 unit mobil Damkar,” kata Kepala Bidang Damkar pada Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak Iwan Darmawan kepada Radar Banten, Kamis (29/9).

Menurutnya, dengan luas wilayah Lebak yang meliputi 28 kecamatan, idealnya Damkar Lebak memiliki 10 unit mobil pemadam kebakaran. 

“Saat ini kita baru ada dua di Mako, yaitu di Rangkas­bi­tung dan Malingping, tentunya ini masih kurang, karena idealnya 4 Mako Damkar,” ujarnya.

Dengan ditambahnya mobil Damkar dan Mako Dam­­kar, kata Iwan, pelayanan terhadap korban kebakaran akan lebih maksimal. Sebab, selama ini bantuan ter­hadap korban kebakaran terkendala jarak yang jauh ke lokasi.

“Mengingat pentingnya penambahan unit Damkar, kami setiap tahun telah mengusulkan penambahan unit Damkar melalui perencanaan. Namun, hingga saat ini belum terealisasi,” jelasnya.

Dia mengatakan, hingga September 2022, ada 49 rumah yang mengalami kebakaran dengan total kerugian Rp 5,1 miliar lebih. Dengan pemicu kebakaran didominasi akibat korsleting listrik.

“Dari 49 kasus kebakaran di Lebak terdapat 27 kasus yang tidak tertangulangi dan 22 dapat tertanggulangi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Le­bak Dartim membenarkan, pemerintah daerah ma­sih kekurangan mobil Damkar. 

“Ya, kita memang masih kurang armada Damkar. Tapi, kita tetap maksimalkan Damkar yang ada,” tegasnya.

Bila mengacu kepada Permendagri 26/2020 tentang WMK (wilayah manajemen kebakaran) maka keter­sediaan Damkar mesti di semua wilayah kecamatan.

“Alhamdulilah tahun 2023 nanti akan ada tambahan 2 unit mobil damkar. Rencananya kedua unit damkar untuk ditempatkan di Kecamatan Cipanas dan Leuwidamar,” kata mantan Camat Curugbitung ini.(nce/tur)