PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) selaku BUMD milik Pemprov Banten tahun depan kembali disuntik modalnya. Pada Rancangan APBD 2023, Pemprov mengusulkan penambahan modalnya sebesar Rp20 miliar.
Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Rina Dewiyanti, pemprov telah menyampaikan Rancangan APBD tahun anggaran 2023 kepada DPRD Banten. Dari total belanja daerah sebesar Rp11,5 triliun, ada Rp20 miliar untuk penambahan modal PT ABM.
“Tahun depan pemprov mengusulkan penambahan modal Rp20 miliar untuk BUMD Agrobisnis,” kata Rina kepada wartawan, kemarin.
Ia melanjutkan, hingga tahun 2022, penyertaan modal pemprov ke PT ABM baru Rp80 miliar atau sekira 25 persen dari kebutuhan total Rp300 miliar sesuai amanat Perda pembentukan BUMD Agrobisnis.
“Pada Perubahan APBD 2022 pemprov hanya menambah modal Rp5 miliar, tahun depan ditambah Rp20 miliar. Sehingga total penyertaan pemprov Rp100 miliar,” jelasnya.
Penambahan Rp20 miliar, lanjut Rina, masih jauh dari kewajiban Pemprov Banten yang harus menyertakan modal 51 persen dari total kebutuhan Rp300 miliar.
“Rencananya pada Perubahan APBD 2023 akan kembali ditambah modalnya, agar penyertaan modal pemprov bisa 51 persen,” ujarnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Banten Budi Prajogo membenarkan bila pemprov kembali mengusulkan penambahan modal untuk PT ABM sebesar Rp 20 miliar pada RAPBD 2023.
“Tapi ini baru usulan, akan dibahas oleh Banggar DPRD Banten,” katanya.
Secara prinsip, lanjut Budi, penambahan modal pemprov memang telah sesuai amanat pembentukan BUMD Agrobisnis, namun tetap menyesuaikan kemampuan anggaran Pemprov Banten.
“Kan RAPBD 2023 baru diusulkan, akan ditanggapi dulu oleh semua fraksi sebelum dibahas bersama Banggar DPRD dan TAPD Provinsi Banten,” ungkapnya.
Sebelumnya, Pj Gubernur Banten Al Muktabar menyampaikan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Banten tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 telah mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Serta mengacu pada KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2023 yang telah disepakati bersama dengan DPRD Provinsi Banten.
“Raperda tentang APBD TA 2023 sebagai bagian dari proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional. Pemprov Banten telah melakukan sinkronisasi dengan kebijakan pembangunan Pemerintah Pusat melalui pendekatan yang holistik, tematik, integratif dan spasial dengan kebijakan anggaran belanja yang didasarkan pada money follow prioritas program,” kata Al Muktabar saat menyampaikan Nota Pengantar Raperda Provinsi Banten Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023, Rabu (28/9).
Dipaparkan Al, secara garis besar struktur rancangan APBD Provinsi Banten TA 2023, di antaranya pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 11,3 triliun lebih, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 11,5 triliun lebih serta hal-hal yang lainnya.
“Penyusunan Raperda tersebut berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 serta mensinkronisasikan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2023,” katanya.
Al Muktabar juga mengatakan pada RKPD Provinsi Banten tahun 2023 memprioritaskan beberapa hal, di antaranya meningkatkan pemerataan pembangunan dan kualitas pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas dan daya saing SDM.
“Selanjutnya, untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup, ketahanan bencana dan perubahan iklim, serta meningkatkan kualitas reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan,” tegasnya. (den/nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
