DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Begal Tusuk Perut dan Punggung IRT Warga RSS Pemda

post-img

NEKAT: Tangkapan rekaman CCTV memperlihatkan pembegalan di Perumahan RSS Pemda, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat siang (28/7).


SERANG - Kasus pencurian de­ngan kekerasan atau pem­be­galan terjadi di Perumahan RSS Pemda, Kelurahan Banjarsari, Ke­camatan Cipocok Jaya, Kota Se­rang. Kasus ini terjadi pada Jumat siang (28/7) dan viral di media sosial. 

Kasus tersebut viral di media sos­ial setelah video rekaman ka­mera pengintai atau CCTV yang mem­perlihatkan aksi pelaku pem­­begalan beredar luas. 

Informasi yang diperoleh, kor­ban pembegalan tersebut adalah se­orang ibu rumah tangga (IRT) bernama Dwilastuti (53). Kasus ini terjadi ketika lingkungan sepi, pada sekira pukul 12.00 WIB lan­tar­an umat muslim tengah berada di masjid untuk melaksanakan shalat Jumat.

Sebelum menjadi korban pem­be­galan, Dwilastuti baru tiba di ru­mahnya dengan mengendarai se­peda motor. Saat berada di teras rumahnya, IRT kelahiran Sle­man, Yogyakarta, itu dihampiri se­orang pria yang mengenakan helm full face warna putih. Pelaku da­tang dengan mengendarai se­peda motor.

Ketika berhadapan dengan kor­ban, pelaku yang mengenakan ja­ket tersebut tersebut langsung me­motong tali tas korban meng­gu­nakan pisau. Korban yang tak ingin kehilangan tasnya, sempat m­elakukan perlawanan. 

Namun, tindakan korban terse­but justru membuat pelaku se­makin nekat. Pelaku kemudian me­nusukkan pisaunya ke perut dan punggung korban. 

Dwilastuti yang mengalami luka tu­suk sempat mencoba merebut kembali tasnya. Namun, ia terjatuh dan langsung ditinggalkan oleh pelaku yang kabur menggunakan se­peda motor. 

Kapolsek Cipocok Jaya Kompol Lis Handaya mengatakan, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. 

“Korban menderita luka so­bek di bagian punggung sebelah kiri dan mendapatkan sembilan ja­hitan dan luka sobek di bagian perut dengan lima jahitan,” kata­nya pada Sabtu (29/7).

Lis mengatakan, selain menga­lami luka tusuk, korban kehilangan se­buah tas berisi uang tunai Rp 600 ribu dan sebuah telepon seluler. 

Lis mengungkapkan, kasus pen­curian dengan kekerasan tersebut telah dilaporkan korban ke Pol­resta Serang Kota. Polisi masih me­­lakukan penyelidikan untuk me­ngungkap kasus tersebut. 

“Korban telah melaporkan ke­jadian tersebut Polresta Serang Ko­ta,” tutur Lis didampingi Kasi Hu­mas Polresta Serang Kota AKP Iwan Sumantri. (fam/don)