NEKAT: Tangkapan rekaman CCTV memperlihatkan pembegalan di Perumahan RSS Pemda, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat siang (28/7).
SERANG - Kasus pencurian dengan kekerasan atau pembegalan terjadi di Perumahan RSS Pemda, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Kasus ini terjadi pada Jumat siang (28/7) dan viral di media sosial.
Kasus tersebut viral di media sosial setelah video rekaman kamera pengintai atau CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku pembegalan beredar luas.
Informasi yang diperoleh, korban pembegalan tersebut adalah seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Dwilastuti (53). Kasus ini terjadi ketika lingkungan sepi, pada sekira pukul 12.00 WIB lantaran umat muslim tengah berada di masjid untuk melaksanakan shalat Jumat.
Sebelum menjadi korban pembegalan, Dwilastuti baru tiba di rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Saat berada di teras rumahnya, IRT kelahiran Sleman, Yogyakarta, itu dihampiri seorang pria yang mengenakan helm full face warna putih. Pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor.
Ketika berhadapan dengan korban, pelaku yang mengenakan jaket tersebut tersebut langsung memotong tali tas korban menggunakan pisau. Korban yang tak ingin kehilangan tasnya, sempat melakukan perlawanan.
Namun, tindakan korban tersebut justru membuat pelaku semakin nekat. Pelaku kemudian menusukkan pisaunya ke perut dan punggung korban.
Dwilastuti yang mengalami luka tusuk sempat mencoba merebut kembali tasnya. Namun, ia terjatuh dan langsung ditinggalkan oleh pelaku yang kabur menggunakan sepeda motor.
Kapolsek Cipocok Jaya Kompol Lis Handaya mengatakan, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Korban menderita luka sobek di bagian punggung sebelah kiri dan mendapatkan sembilan jahitan dan luka sobek di bagian perut dengan lima jahitan,” katanya pada Sabtu (29/7).
Lis mengatakan, selain mengalami luka tusuk, korban kehilangan sebuah tas berisi uang tunai Rp 600 ribu dan sebuah telepon seluler.
Lis mengungkapkan, kasus pencurian dengan kekerasan tersebut telah dilaporkan korban ke Polresta Serang Kota. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.
“Korban telah melaporkan kejadian tersebut Polresta Serang Kota,” tutur Lis didampingi Kasi Humas Polresta Serang Kota AKP Iwan Sumantri. (fam/don)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
