DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Personel Bhabinkamtibmas di Polda Banten Masih Kurang

post-img

CEK PASUKAN: Wakapolda Banten Brigjen Ery Nursatari (menunjuk) saat mengecek kesiapan personelnya saat apel besar Bhabinkamtibmas Polres dan Polresta jajaran Polda Banten tahun 2022 di halaman Mapolda Banten, Selasa (30/8). (Fahmi Sa’i/Radar Banten)

SERANG - Sebagai ujung tombak kepolisian da­lam memelihara keamanan dan ketertiban (kamtibmas), peran personel Bhayangkara Pem­bina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas) sangat vital. Meski demikian, jumlah personel Bhabin­kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten justru belum ideal. Atau, tidak sebanding dengan jum­lah desa yang harus dibina.

Saat ini, jumlah personel Bhabinkamtibmas ada 680 orang. Sedangkan, jumlah desa yang harus dibina ada 1.300 desa. “Belum ideal (jumlah Bha­binkamtibmas-red), kita itu ada 1.300 desa, ideal­nya satu desa satu Bhabinkamtibmas,” ungkap Wakapolda Banten Brigadir Jenderal (Brigjen Pol) Ery Nursatari usai Apel Besar Bha­binkamtibmas Polres dan Polresta jajaran Polda Banten tahun 2022 di halaman Mapolda Banten, Selasa (30/8).

Ery mengungkapkan, untuk menyiasti keku­ra­ngan jumlah personel Bhabinkamtibmas, satu anggota Bhabinkamtibmas terpaksa meme­gang dua wilayah atau dua desa. “Satu orang pe­gang dua desa atau tiga kelurahan. Asal mereka ikhlas, mereka mampu (menguasai wilayah-red),” kata Ery didampingi Dirbinmas Polda Ban­ten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Sofwan Hermanto. 

Karena tugasnya yang ekstra tersebut, sambung Ery, institusi Polri telah memberikan reward ke­pada personel Bhabinkamtibmas berupa insentif. Kendati jumlahnya tidak besar, namun nilai­nya cukup untuk menambah gaji bulanan. 

“Mereka (Bhabinkamtibmas-red) dapat insentif tiap bulan. Dibandingkan polisi lain, mereka eng­gak dapat (selain Bhabinkamtibmas-red). Mereka ini (Bhabinkamtibmas-red) memang harus kerja ekstra, walaupun tidak banyak (insen­tifnya-red) tapi ada. Reward spesial juga ada, kalau kinerjanya bagus dapat penghargaan. Peng­hargaan ini nanti bekal dia kalau mau sekolah, kalau dia kumpulin penghargaan bisa saja nanti jadi prioritas kami untuk sekolah (me­nempuh pendidikan perwira-red),” kata Ery.

Ery mengungkapkan, ke depan Polda Banten akan melakukan penambahan personel Bhabin­kamtibmas. Meski jumlahnya tidak banyak, na­mun dengan penambahan tersebut akan me­ngurangi beban kerja personel Bhabin­kam­tibmas saat ini. 

“Tiap tahun, kita kan ada rekrutmen meski tidak signifikan tapi ada penambahan,” ungkap Ery. 

Ery menjelaskan, personel Bhabinkamtibmas mempunyai tugas preemtif di desa. Artinya, Bhabinkamtibmas harus mampu membaca atau memprediksi ancaman gangguan Kamtibmas. “Preemtif itu belum terjadi (gangguan Kamtibmas-red) dia harus ketahui, harus kuat deteksinya, dia (Bhabinkamtibmas-red) harus maping (petakan-red) masyarakatnya,” ungkap perwira bin­tang satu polisi tersebut. 

Untuk memelihara Kamtibmas, personel Bhabinkamtibmas harus solid dengan kepala desa atau lurah dan Babinsa. Ery meyakini, de­ngan kompaknya tiga pilar tersebut masalah kecil yang ada di desa atau kelurahan tidak akan mem­besar. 

“Kalau Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan pak kepala desa, lurah sudah kompak, setiap masalah kecil bisa diselesaikan jadi tidak sampai meledak,” kata Ery. 

Selain harus menjalin soliditas dengan Babinsa dan kepala desa atau lurah, Bhabinkamtibmas juga harus menjalin komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pe­muda. 

“Bhabinkamtibmas harus sering berkomunikasi dengan tokoh agama, masyarakat dan pemuda,” tegas Ery. (fam/don)